Speak Yourself

Speak Yourself

  • WpView
    Reads 4,003
  • WpVote
    Votes 356
  • WpPart
    Parts 101
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 2, 2023
WpInfo
Non-Fiction
Ini Kisah saya yang gak guna banget buat hidup. Padahal lebih bagus mati aja saya tuh. Entah tuhan kayanya punya rencana baik untuk saya di masa depan. Tapi percuma, saya aja ga ngapa2in buat apa tuhan rencanain hal baik buat saya di masa depan? Pantes mati-kan saya? Gatau terimakasih, gapunya rasa kemanusiaan, mikirnya mati mulu. Emang dasar gaguna. Saya senang hidup gaguna, soalnya orang gaguna pantes mati. Andai bunuh diri itu gak dosa, saya udah lakuin itu saat saya kelas 6 SD. Saya gak punya teman untuk cerita tentang kehidupan saya yang gak guna ini, jadi saya tuangin aja disini. Katanya kalo sesuatu dipendem mulu bakal nyiksa, sampe bikin saya ada fikiran bunuh diri. Padahal lebih baik ketabrak mobil atau kelindes truk aja daripada bunuh diri. Seenggak-nya itu gak akan nambah dosa saya, walau saya hidup juga bukannya nambah pahala malah nambah dosa. Jadi daripada numpuk dosa, Mari doa-kan saya biar cepat mati. Terimakasih untuk para readers yg selalu sider tanpa ninggalin jejak layaknya manusia yang tidak tahu diri. (seperti saya ini tentunya) Terimakasih juga untuk kamu yang sudah meluangkan waktu untuk sekedar Vote atau Comment. Terimakasih Saya tetap menghargai itu. Yauda gitu aja, Sekian Terima kembalian.
All Rights Reserved
#996
sindiran
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • zeandra dan Marsha...
  • HE IS MY MINE!
  • 𝐄𝐥𝐝𝐢𝐫𝐚 || [Greshan]
  • Rahasia Boboiboy Gempa
  • QODARULLAH
  • M E M O R Y  (On Going)

{FOLLOW SEBELUM MEMBACA} **** ~3 tahun yang lalu~ "mau kalian apa sih? Kenapa kalian jahat banget sama Aku?" erang Arkan yang di iringi tangisan. "Gw mau, Lo hajar gw sampai masuk rumah sakit!" jawab Anak nakal itu dengan nada bicara tenang, namun terdengar tajam. "Kenapa harus gitu?" "Lo engga usah banyak nanya, sekarang hajar gw. CEPETAN!!!" Titah Anak nakal itu dengan paksaan. Arkan menatap manik mata anak nakal itu dengan sedikit bingung. "Apa sebenarnya yang di rencanakan?" Tanyanya dalam hati. Merasa tak ada responan, anak nakal itu langsung menghembuskan nafas berat, lalu mengamati mobil yang sedang berjalan ke arahnya. "Yaudah kalo Lo engga mau. Tapi jangan salah kan gw, jika kehidupan Lo, berubah drastis setelah ini " Brakkkkkk......... #langsung baca aja! {Jadi pembaca itu harus bijak ya! Ambil baiknya dan buang buruknya!} ~Murni hasil pemikiran sendiri~

More details
WpActionLinkContent Guidelines