THE PERFECT POLICE

THE PERFECT POLICE

  • WpView
    Reads 461,955
  • WpVote
    Votes 25,248
  • WpPart
    Parts 56
WpMetadataReadComplete Fri, Jul 16, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Apa jadinya kalau kamu dilamar saat kamu masih bergelar mahasiswa? Lalu, apa jadinya kalau kamu dilamar saat sudah menjadi pacar orang? Padahal belum ada sehari kamu menyandang status berpacaran. Namun, kamu dilamar tiba-tiba. Tanpa ada pemberitahuan sebelumnya. Lalu, bagaimana kalau laki-laki yang melamarmu adalah orang yang kehadirannya paling kamu tidak inginkan lagi? Tersebab, peristiwa masa lalu yang cukup membekas diingatanmu. Namun, orang itu juga tak kalah gigih mendapatkanmu. Bagaimana? Semua kejadian itu dialami oleh Zulfara Aghata. Perempuan itu tidak menerima lamaran itu begitu saja. Sekalipun yang melamarnya adalah seorang polisi muda, tampan, dan gagah. "Perkenankan saya menjaga dirimu seperti tugas saya selama ini pada negara." ~ Rahman Natanegara ~ Jangan lupa komen. Budayakan VOTE
All Rights Reserved
#1
polisiganteng
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Not A Perfect Husband ✔
  • My Police Man (Sudah Terbit)
  • KALINDRA
  • Lovephobia (Sudah Terbit)
  • Neyralgis||On Going
  • Karena Kamu Rumahnya
  • �ℝ𝔼𝕍𝔸𝕃ℤ𝔼ℕ 𝔸𝔼ℝ𝕃𝔸ℕ𝔾𝔾𝔸 //𝑅𝑒𝑣𝑖𝑠𝑖\\
  • Tolong Ajarkan Aku (END)
  • MY PERFECT BOY [COMPLETED]
  • 180° [END]

Saat sebuah lamaran mendadak datang ke rumahku oleh Bu Lia, dengan begitu semangat aku menyetujuinya tanpa berpikir dua kali karena yang ada di bayanganku saat itu adalah berdiri berdampingan dengan senyum lebar bersama mas Herman, setidaknya itulah yang ku pikirkan sampai aku lupa untuk menggunakan pikiran dan akal sehatku, aku melupakan satu fakta penting bahwa anak Bu Lia bukan hanya mas Herman seorang!! Dan saat lamaran dadakan itu tiba, betapa terkejutnya aku, bukan mas Herman lah yang akan menikah denganku melainkan pria menyebalkan sekaligus penghancur masa remajaku yang bahagia. Rasanya aku ingin melarikan diri saja entah kemana, tapi ternyata tidak semudah itu melepaskan diri darinya dan ketika aku mempunyai alasan untuk melepaskan diri darinya, hati ini sudah enggan untuk pergi. *** ".... anaknya Bu Lia mau ngelamar kamu." "Hah?! Apa?!" mulutku seketika melongo, serius pak ustad itu ngelamar aku?! Ya Allah, sujadah mana? Aku mau sujud syukur, alhamdulillah ya Allah. "Aku mau kak! Aku mau!" jawabku dengan penuh semangat."Kapan dia mau lamar aku kak? kapan?! Sekarang juga boleh kak, aku udah siap, ya Allah. Aku siap kak!" ucapku semangat dengan senyum yang semakin melebar, bayangan tubuh gagahnya yang di balut tuksedo itu saja sudah membuat ilerku bergerak keluar, mahar surah Ar-Rahman pun aku mau ya Allah. *** .... kak Prita menuntunku menuju ruang tamu, aku melebarkan senyumku, disana ada Bu Lia, ada mas Herman, ada-- Tunggu, kenapa Randa memakai pakaian yang senada denganku?! Tunggu, apa aku melewatkan sesuatu?! Aku butuh udara, oksigen mana?! "Kak, kok dia pake baju yang sama kayak aku?" tanyaku tersedak, kepalaku tiba-tiba pening seketika. "Kan Randa yang ngelamar kamu," jawabnya yang seketika membuatku syok berat. *** Mari mampir ???????? ^^

More details
WpActionLinkContent Guidelines