Diary Hitam Tanpa Nama

Diary Hitam Tanpa Nama

  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 15, 2024
Ini adalah sebuah catatan tentang rasa. Tentang buku hitam usang yang menjadi wadah tumpahan rasa. Alfabet tersusun menjadi kata nan indah dan bernyawa. Menjadi tempat penyaluran rasa duka atau suka. Inilah diary hitam dari seseorang yang tak bernama.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Suara Dalam Aksara
  • Dear Aksa
  • untuk seseorang yang pernah ku langitkan namanya
  • Goresan Tinta
  • Tulisan Terakhir (ZeeSha) New version
  • Redolent
  • IN
  • Tuan Muda Dari Keluarga Kaya Berpura-Pura Miskin

"Meski aku meninggalkanmu, aksaraku akan tetap menemanimu." suara dalam aksara adalah kisah tentang cinta yang terlambat disadari dan kata-kata yang menjadi jembatan antara dua hati. Melalui tulisan-tulisan anonim di blog jurnalistik sekolah, Raka menemukan kehangatan, kejujuran, dan perasaan yang selama ini dia cari, tanpa tahu bahwa orang di balik aksara itu adalah Kaira, gadis yang selama ini dia anggap menyebalkan. Sayangnya, ketika semua kebenaran terungkap, waktu tak lagi berpihak pada mereka. Kaira pergi tanpa sempat mendengar balasan perasaan yang dia pendam, meninggalkan Raka dengan penyesalan yang mendalam. Namun, meski Kaira telah tiada, "suara" yang dia tinggalkan dalam bentuk aksara tetap hidup. Lewat kata, cinta Kaira terus menemani Raka, menjadi pengingat bahwa kadang kita baru menyadari betapa berharganya seseorang saat dia sudah tiada. "Jangan menunggu hingga semuanya terlambat untuk mengungkapkan perasaan. Terkadang, orang yang paling berharga ialah orang yang lebih dekat dari yang kita kira, hanya saja kita terlalu sibuk mencari hingga tak menyadarinya."

More details
WpActionLinkContent Guidelines