Cinta itu sederhana, cara mencintai itu yang sulit. Tak semudah itu mencintai seseorang dengan realita yang sudah jelas melarangnya. "Hatiku cuma ada satu dan tak ada niatan untuk kuberi sekat di antaranya." Suara Mara bergetar saat mengatakan itu. Ditatapnya Ajun dengan pandangan kabur karena air mata sudah menggenang kembali menunggu waktu saja untuk menetes. Ajun tersenyum. "Ada realita di antara kita Mara dan itu tidak bisa kita abaikan."
More details