Hujan Dan Kenangan

Hujan Dan Kenangan

  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Sat, Nov 24, 2018
Dia lelaki yang ku kagumi sejak kelas 1 Smp. Yang memiliki kepribadian beda dengan laki-laki lain menurut ku. Yang memiliki tutur kata sedingin salju. Sebut saja dia Andreano, yang biasa aku panggil Ano. Dan nama aku adalah grachelia putri biasa dipanggil Lia atau Putri. Aku dan Ano pernah sedekat nadi sebelum sejauh matahari. Entah karena apa Ano mulai menjauhiku. Hanya Ano dan Tuhan saja yang mengetahui. Saat malam itu hembusan angin hujan disertai turunnya rintik hujan. Aku duduk dihalte bus sembari menunggu jemputan kak Reno, Kakak sepupu aku. Tak kusangnka, Aku melihat Ano diseberang jalan. Tak lama Ano pun membalas tatapan ku. Dan kita pun saling bertatapan. Dan .... Tap ... Tap ... Tap
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PETRICHOR [Lengkap]
  • Gadis Hujan
  • Haters and Lovers of Rain [END]
  • I Hate Rain
  • ✔ Lovemorphosa [completed/revised]
  • The Rain
  • TOMI
  • AILIA (COMPLETED)
  • Hujan Dan Kamu (Completed)

Di bumi manusia itu aneh. Menginginkan hujan, tapi takut kehujanan. Menyukai panas, tapi tidak mau kepanasan. Seperti halnya Rain yang membenci hujan. Karena hujan adalah kebencian dan petir adalah ketakutan. Bukan berarti ia juga menyukai panas. Ia tidak menyukai kedua musim itu di bumi. Jadi, apa yang ia suka? Jawabnya mendung. Di bumi mendung tercipta karena adanya awan. Nama yang sama seperti sahabatnya. Apa itu artinya Rain juga menyukainya? Tidak! Maksudnya tidak sekedar menyukai, Rain sudah mencintai. Kalau Awan juga menyukai hujan, apa itu artinya Awan menyukai Rain? === "Bagaimana hubungan kita ke depan?" "Jalani saja dulu, semua butuh proses kan?" "Kalau kita sama-sama bosan?" "Wajar, nanti juga bosannya hilang." === "Harus menunggu sampai kapan biar kamu suka sama aku?" "Sampai kapanpun kita itu teman." "Nggak bisa lebih?" "Bisa. Kita sahabat." "Bukan itu maksudku. Kalau memang kamu enggak pernah ada rasa kenapa enggan berterus terang? Kenapa membiarkanku larut dalam harapan?" "Karena berharap membuatmu senang bukan?" ==== 25/05/19 01.00am

More details
WpActionLinkContent Guidelines