غلاف قصة Dear Allah, why should him? بقلم erinda1402
Dear Allah, why should him?
  • WpView
    مقروء 5,768
  • WpVote
    صوت 176
  • WpPart
    فصول 13
  • WpHistory
    الوقت 1h 14m
  • WpView
    مقروء 5,768
  • WpVote
    صوت 176
  • WpPart
    فصول 13
  • WpHistory
    الوقت 1h 14m
مستمرّة، تم نشرها في نوفـ ٢٤, ٢٠١٨
Sudah 8 tahun lamanya perasaan ini menetap dihatiku, dan aku tak bisa melakukan apapun untuk melupakannya apalagi melepaskannya, semakin kuat dan besar niatku melepaskan perasaan ini, semakin kuat juga ingatanku tentang kenangan yang pernah ada.
Semuanya berawal sejak kelas 2 SMP, dimana pada saat itu perasaan ini mulai muncul dan ku kira hanya sesaat namun sampai sekarang tak kunjung hilang.
Begitu bodoh, aku selalu memikirkan tentang dia sedangkan dia tidak perduli dengan keberadaanku atau masih bernapaskah aku?
Takdir memang kejam, kenapa aku harus bertemu dengan dia??? Seseorang yang namanya sudah mengusik hati kecilku...
Inilah kisah perjalanan cinta sekaligus hidupku, perkenalkan namaku Airin Nurfadilla dan nama panggilanku bermacam macam, jika kau ingin tau maka kau harus membaca cerita ini dari awal hingga akhir. dan perlu kalian ketahui aku sangat suka sekali coklat dan Anca.
جميع الحقوق محفوظة
قم بالتسجيل كي تُضيف Dear Allah, why should him? إلى مكتبتك وتتلقى التحديثات
أو
#11pengkhianatan
إرشادات المحتوى
قد تعجبك أيضاً
Qadr: Married to my husband's brother بقلم FarzanaTutul
21 أجزاء مستمرّة
𝕺𝖓𝖊 𝖎𝖘 𝖆 𝖜𝖎𝖉𝖔𝖜🖤 𝕿𝖍𝖊 𝖔𝖙𝖍𝖊𝖗 𝖆 𝖒𝖔𝖉𝖊𝖑😍 𝕿𝖜𝖔 𝖜𝖔𝖗𝖑𝖉𝖘 𝖆𝖕𝖆𝖗𝖙 𝖞𝖊𝖙 𝖇𝖔𝖚𝖓𝖉 𝖇𝖞 𝖆 𝖘𝖆𝖈𝖗𝖊𝖉 𝖇𝖔𝖓𝖉 𝖂𝖎𝖑𝖑 𝖑𝖔𝖛𝖊 𝖇𝖊 𝖊𝖓𝖔𝖚𝖌𝖍 𝖙𝖔 𝖇𝖗𝖎𝖉𝖌𝖊 𝖙𝖍𝖊𝖎𝖗 𝖉𝖎𝖋𝖋𝖊𝖗𝖊𝖓𝖈𝖊𝖘 𝖔𝖗 𝖜𝖎𝖑𝖑 𝖉𝖎𝖘𝖙𝖆𝖓𝖈𝖊 𝖐𝖊𝖊𝖕 𝖙𝖍𝖊𝖒 𝖆𝖕𝖆𝖗𝖙? ------- In the heart of Butterfly Valley, Turkey, Halima Nur's world shattered - not once, but again and again. First, she lost her husband. Then, her unborn child. And before she could even grieve, she was accused of an illicit relationship with her late husband's younger brother. Slandered. Shunned. Banished from her village. And then, forced into a marriage she never wanted. Now bound to Emir, a man she despises from the depths of her heart, Halima clings to the only hope she has left: divorce. They both agreed. This was just a formality. A way to end the disgrace. But feelings don't follow logic... and hearts rarely ask for permission. Somewhere between silence and survival, Emir's heart changed. He fell for the woman who had nothing left to give him... except her hate. Will Emir ever win Halima's heart? Can love grow in a marriage born from slander and sorrow? Or will this nikah be just another chapter in Halima's unending tragedy?