Untaian Si Bisu

Untaian Si Bisu

  • WpView
    Reads 228
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 21, 2022
WpInfo
Poetry
~ . Ini bukan tentang aku dan kamu . Bukan tentang posisimu di hatiku . Bukan tentang dia yang mulai mampir di antara kita . Bukan pula tentang waktu yang mulai rancu ~ . Bukan ~ . Tapi ini tentang aku dan hatiku . Hatiku yang mungkin bimbang dan semakin ragu . Hatiku yang takut akan pilu . Dan hatiku yang terbayang akan kehilangan . Hatiku yang tak pernah bisa jujur ~ . Hay hati, apa kabar? ============================= Ini book selingan ya.. Beberapa puisi di sini ditulis beberapa taun lalu dan gak sengaja ketemu 😅 Maaf mengecewakan, Bahasanya memang acak dan tak bertema.. Semoga suka... 😊
All Rights Reserved
#15
antalogipuisi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mahligai Sunyi
  • Skenario Pematah Hati
  • Happier Than Ever [COMPLETED]
  • Perihku Ditinggalkan
  • [3] Aksara, Rasa, Asa | ✔
  • You are in my past and my future [END]
  • Aksara Tak Bertuan
  • PROSPECT HEART (End)
  • CERPEN (END)
  • MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU

Novel "Mahligai Sunyi": Senja mulai menua di balik jendela kaca, membiaskan cahaya jingga yang merayap perlahan di sudut ruangan. Aku duduk dalam diam, menatap kosong pada cangkir teh yang tak lagi mengepul. Aroma melati yang biasa menenangkan kini terasa hambar di inderaku. Aku terjebak dalam pusaran pikiranku sendiri, menggenggam kenyataan yang pahit namun tak bisa kutolak. Aku pernah percaya bahwa cinta adalah tentang memilih satu orang, bertahan dengannya dalam segala cuaca, dalam segala luka. Namun, kini aku mengerti bahwa terkadang, cinta juga berarti kehilangan-kehilangan harapan, kehilangan rasa percaya, bahkan kehilangan diriku sendiri dalam labirin luka yang diciptakan oleh seseorang yang seharusnya menjagaku. Arion adalah cintaku, atau setidaknya pernah menjadi. Aku mempercayainya lebih dari yang seharusnya, mencintainya lebih dari yang pantas. Namun, cinta saja tidak cukup untuk mempertahankan sebuah rumah tangga. Tidak cukup untuk menghindarkanku dari rasa sakit yang berkali-kali ia hadiahkan. Tidak cukup untuk membuatnya berhenti mencari bahagia di tempat lain. Aku telah memaafkan, berkali-kali. Aku telah memberi kesempatan, hingga tak tahu lagi batas dari kata "cukup." Tetapi, sampai kapan aku harus terus bertahan? Sampai kapan aku harus mengorbankan kebahagiaanku sendiri demi menjaga sesuatu yang terus menerus hancur? Dan di sinilah aku, berdiri di persimpangan. Antara bertahan dengan luka atau pergi dengan sisa-sisa keberanian yang kupunya. Aku tidak tahu bagaimana akhir dari kisah ini. Yang kutahu, aku hanya ingin menemukan kembali diriku yang telah lama hilang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines