Why Him ?

Why Him ?

  • WpView
    Reads 1,072
  • WpVote
    Votes 404
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadComplete Sun, Nov 25, 2018
"Eh Al liat dah itu cowok mirip presiden Jokowi ya?" Tanya Putri "Wkwkwk iya siah mirip Jokowi gitu gayanya aduh jadi pengen ketawa" "Itu udah ketawa Alyaaaa!" Jawab Sarah kesal "Iya maaf ya haha, rada kocak gitu ih penampilannya." Alya pun berbicara lagi "Liat aja nanti kalau lu jadi suka gua orang pertama yang ketawa paling keras." Kata Sarah dengan wajah menantangnya. Tipe laki laki idaman Alya itu yang tampan, baik, ibadahnya rajin, dan Alya pun tersadar, "Kayak ada yang mau aja sama gua sok sok an punya tipe idaman wkwk" katanya pada diri sendiri. Baca ya guys seru kok ceritanya :v
All Rights Reserved
#81
alay
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Penuaan (Dini) Arlea ✅
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • Satu Hati, Dua Generasi
  • THE CLIMB [Completed]
  • Mengenang Masa Itu (Vivian)
  • Adrian & Ayla
  • ALWAYS YOU (gxg)
  • i hate you bossy!
  • TerraCotta (Completed)
  • GILANG ABRAHAM

[Diikutsertakan dalam Wattpadindo Writing Challenge] *Comedy-Romance* ××××× -Kala penampilan dan umur tidak sesuai- Mau bagaimanapun Arlea menyanggah, pasti saja lebih banyak yang tetap percaya pada bukti fisiknya. "Ya, beginilah La. Lebih banyak percaya mata dibanding telinga. Terus juga, lo makanya agak mau lah diajak perawatan dikit. biar nggak disangka tua. Udah mah penuaan dini, sifat juga kedewasaan amat." Setidaknya sang kakak mengerti, tapi.... Ia lebih banyak diomeli, sih. "Ck! Kakak tuh yang terlalu berlagak masih ABG, umur dah mau kepala tiga juga," amuknya sambil berlalu menuju kamar. "Bener-bener tuh bocah. Kena penuaan dini." Dirinya terdiam sebentar lalu bergumam, "tepatnya penuaan Arlea."

More details
WpActionLinkContent Guidelines