Blood, Sweat and Tears

Blood, Sweat and Tears

  • WpView
    Reads 1,118
  • WpVote
    Votes 452
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 10, 2019
Yang semua orang ketahui, Janeta dan Jeno hanyalah dua orang sahabat sejak kecil hingga saat ini. Dengar-dengar, mereka berdua tak pernah terjebak friendzone seperti kebanyakan sahabat berbeda jenis kelamin pada umumnya. Tapi siapa sangka, masing-masing di antara mereka justru menyembunyikan sebuah rahasia yang begitu besar. Sebuah rahasia yang mungkin akan merubah hidup mereka. Yang semua orang ketahui, Renata adalah cewek pendiam yang selalu menutup diri dari keramaian. Selain 'kesepian', hanya Geraldo satu-satunya orang yang menjadi sahabat Renata. Geraldo pernah berjanji, bahwa ia akan selalu ada untuk Renata dalam keadaan apapun. Namun, untuk kali pertama, Geraldo telah mengingkari janji yang pernah diucapkannya dulu. Dan di situ, sebuah luka baru kembali muncul. Tapi sayangnya, mereka semua sudah keliru akan takdir yang Tuhan berikan. Bahwa sebenarnya, ada sebuah penyesalan yang menunggu di ujung cerita. Dan yang terjadi kemudian adalah, ada banyak kata 'Seharusnya' yang terucap dari bibir mereka.
All Rights Reserved
#383
rival
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Inside You
  • Behind Bullying [END]
  • Am I Friendzone ?
  • Undercover
  • Gardenia | END
  • LIKE A FOOL
  • {#MGF3} My Girl Friend is Pokerface--Completed
  • Clarity
  • Mysterious Girl

"Coba Atha tebak, apa yang jauh di mata tapi dekat di hati?" "Usus." "ATHAA!" ___ Begitulah Atha di mata Netha. Serius, dingin dan kaku. Jika Netha selalu mengejar Atha, maka Atha selalu mengejar uang. Jika Netha selalu mencintai kehadiran Atha, maka Atha selalu mencintai pelajaran hitung-hitungan. Jika Netha selalu berambisi mengejar untuk mendapatkan Atha, maka Atha selalu berambisi untuk mengejar cita-citanya. Netha dan Atha. Keduanya bagaikan langit dan bumi, Yin dan Yang serta air dan api. Sedikitpun tak ada celah bagi Netha untuk mendapatkan Atha dalam hidupnya, Atha yang selalu melihat ke depan, Atha yang selalu bergerak maju tanpa memerhatikan sekelilingnya membuat Netha harus mengejar sosok itu dengan cepat. Hingga pada akhirnya Netha berhasil menghadang jalan Atha, gadis itu menjulurkan tangan agar dapat berjalan bersama-sama namun ditepis dengan cepat oleh Atha. "Lo tahu? Rasa lo itu cuma sekedar ambisi buat ngedapatin gue. Gue enggak mau buang-buang waktu buat ngeladenin orang kayak lo." -Atha Adithya- "Kamu selalu jalan ke depan, natap ke depan, buru-buru tanpa mencoba menikmati setiap momen di samping kamu. Memangnya di depan ada apaan sih?" -Netha Fanindita-

More details
WpActionLinkContent Guidelines