Flowers And Him

Flowers And Him

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 1, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Karena dirimu aku menyukai bunga dan sekarang karena dirimu juga aku membenci bunga. Dulu kau selalu mengatakan kalau kau menyukai suara hujan dan selalu ingin merasakan hujan bersamaku. Tapi sekarang saat hujan turun kau sudah tidak lagi menemaniku mendengar suara hujan. Apalagi memetik bunga untuk ku Tapi, mengapa?
All Rights Reserved
#8
airyn
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rain Sound
  • Purple Iris To Dandelion | GunJin ✔️
  • RAIN
  • GRADIOLA
  • Tentang Hujan
  • Dopamin and Serotonin (Choi Beomgyu) ✔︎
  • Romansa, Kopi Dan Hujan (Kumpulan Cerpen)
  • ALEA (COMPLETE)
  • My Cold Boy (Tamat)
  • Two Love One The Heart [On Going]

(Telah Diterbitkan) Aku bingung kenapa banyak orang yang menyukai hujan. Saat kutanya, sebagian dari mereka mengatakan bahwa hujan itu romantis, beberapa berkata bahwa hujan itu menyejukkan, yang lainnya mengungkapkan bahwa hujan membawa ketenangan. Ada juga yang bilang bahwa hujan membawa keluar semua kenangan yang lama tersimpan rapi di sudut hati setiap orang. Kau juga suka hujan. Dan alasanmu adalah favoritku. Kau bilang hujan adalah anugerah Yang Maha Kuasa. Tetes-tetes yang turun membawa pesan dari langit dan setiap butirnya menyampaikan pesan yang menunggu untuk diinterpretasikan oleh setiap manusia. Saat hujan turun, kau selalu mengamatinya. Berusaha memaknai suara yang ditimbulkan oleh berjuta tetes air yang menghantam bumi. Aku sedikit demi sedikit mulai memahami jalan pikiranmu. Juga mulai memaknai bunyi hujan yang turun. Tes. Tes. Tes. Dan karena kepahamanku akan jalan pikiranmu itulah-- Aku membenci hujan. Copyright © 2014 by vachaa

More details
WpActionLinkContent Guidelines