Lilin Renjana [Sudah Terbit]

Lilin Renjana [Sudah Terbit]

  • WpView
    Reads 3,708
  • WpVote
    Votes 129
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadComplete Mon, Aug 22, 2022
Private Story! Follow dulu baru baca .... Aku mengerti arti sebuah kehilangan. Aku paham betapa sakitnya ditinggalkan. Namun, aku tidak menyerah, begitupun yang aku mau darimu. Aku tau kau hanya terjebak dalam lembaran di satu halaman. Kemudian kau tersesat dalam labirin jiwamu yang kelam, lalu terombang-ambing dalam keraguan. Mungkin, inilah alasan Tuhan kenapa aku ada. Meski aku bukan mataharimu. Namun, aku tetaplah cahayamu. Tak peduli walau hanya seterang gemerlap lilin, aku akan tetap menyinari jalan gulita yang membutakan matamu dan izinkanlah aku menuntunmu menuju ke hatiku. Lalu .... Apa kau bersedia? Copyright © 2018 by farhanhidayatullah
All Rights Reserved
#99
masasekolah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tepian Semu || Lilynn✅
  • And Then You Came (Completed)
  • AURA !!! (Ormling x lingorm)
  • C L O S E R . [REVISI]
  • MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU
  • Misunderstand
  • Sampai Kepadamu
  • My Bromance [18+] End
  • Behind the Silence

Dia ada, tapi tidak seharusnya. "Kamu nggak pernah percaya sama sesuatu?" Tepian itu kini kugambar perlahan. Sebelah sini: manusia yang nyata, dunia yang nyata. Sebelah sana: senyummu yang dulu kusangka nyata... "Siapa lagi yang harus kupercaya!!" Sentuhan, hembusan, tatapan, pergerakan, rasa cinta, rasa sayang, semua terasa begitu nyata. "Aku nggak bakal pergi, aku bakal selalu ada buat kamu." Semua itu membuatku terjatuh, terlena, rasa ingin terus menetap. Namun, bayangmu, menghilang perlahan, bagai serpihan pasir. "kenapa... kamu- arrgghh!! Harusnya kamu pergi! hilang!" Kamu berbohong, kamu meninggalkanku. Kamu yang memaksaku percaya pada cinta, tapi kamu juga yang menghancurkan kepercayaan itu. Dan Aku, kembali sendiri. "Mas? Kenapa teriak-teriak?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines