Přømïšë

Přømïšë

  • WpView
    Lecturas 101
  • WpVote
    Votos 21
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, ene 31, 2019
WpInfo
Ficción
Romance
Roro adalah sahabat Alvaro si pangeran es. Itu karena Alvaro tampan, tapi cuek dan jutek. Roro kira peluang untuk mendapatkan Alvaro baginya adalah peluang besar, namun sikap Alva berubah ketika bertemu dengan Arumi, murid baru di sekolah mereka. Roro terpaksa mengikat janji dengan Alvaro. Apa yang harus dilakukan Roro? Apa ia akan bersaing dengan Arumi untuk mendapatkan Alva? Atau malah melabuhkan hatinya pada Ben, pemuda bule yang ia temui di museum. #OnlyUpJustSaturdayNight
Todos los derechos reservados
#107
complicated
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Friendship In Love
  • Kakak Tingkat ✔ [COMPLETED]
  • F A K E ? [End]
  • Cinta Senja Sampai Ke Awan
  • DRABIA [END]
  • AURORA [END]
  • Adek Kelas ✔ [COMPLETED]
  • Sayang
  • Dibutakan oleh Hati.
  • Our Years

"Anisa hari ini kamu cantik buangetttt, pakek u tripel t lagi." Rayu Alif kepada Anisa. Anisa sama sekali tidak kebaperan atau ngeflay karena dia atau betul sifat sahabatnya, kalau ada maunya pasti memuji. Kebiasaan yang terhaqiqi. "Dari dulu."ketus Nisa dengan raut muka datar alias biasa-biasa saja. "Tapi sayang Tollloollll L nya tripel tripel." Kata Alif sambil menekan kata Tollol pada kalimatnya. "Loe tu yang begog, kalau gue gak tolol mana mau gue sahabatan sama Alien nyasar kaya loe." Jawab Nisa sambil menjitak kepala Alif saat kata Begog. Mereka memang sahabat yang konyol dan aneh. "Sialan loe." Melihat makanannya dan makanan Reza sudah habis, Alif berdiri untuk kembali. "Za ayo cabut, mbak min nanti yang bayar makanan Alif sama Reza Anisa ya. Soalnya dia baru ulang tahun." Setelah berbicara panjang lebar kali tinggi ditambah volume eh maksudnya setelah berbicara Alif langsung pergi sambil menjulurkan lidahnya ke arah Anisa. "oke." Jawab mbak Mina Uhuk-uhuk Mendengar kata-kata yang dilontarkan Alif, Anisa langsung kesedak saat minum. "Ati-ati dong kalo minum." "Alien, awas aja loe ya." Teriak Anisa kencang. Dia baru sadar kalau jadi sorotan mata para pengunjung lainnya. Tapi dia tetap tidak peduli. "Emangnya loe ulang tahun Nis? Bukannya masih lama ya?" Tanya Nafisya dengan nada polos. "Ya Allah kenapa engkau beri aku teman sepintar ini?" Mendengar dumelan Anisa, Nafisya hanya tersenyum kecil. "Alif itu lagi ngerjain gue." Dumel Anisa sambil berdiri merogoh sakunya. "Berapa mbak?." Tanya gadis itu kepada mbak Mina. "Sekalian sama Alif Reza kan?" Tanya mbak Mina. "Iya." Baca selengkapnya:")

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido