⚠️WARNING⚠️ KARYA INI MENGANDUNG UNSUR DEWASA DAN KEKERASAN. HARAP BIJAK MEMILIH BACAAN 21+ "Ingat, Lalita. Selama kamu terikat perjanjian dengan saya. Kamu tidak boleh menjalin hubungan atau dekat dengan pria lain, begitu juga saya. Sepenuhnya kendali hidup kamu ada di tangan saya." Tangan kokoh Kenan terangkat. Bisa Lalita rasakan jemari pria itu mulai menyentuh wajah nya dengan begitu lembut sampai akhirnya ibu jari Kenan berhenti pada bibir merah muda Lalita dan menekannya. "Jangan gunakan bibirmu ini untuk membantah apa lagi menghina saya seperti yang pernah kamu lakukan sebelumnya." Lalita hanya mengangguk pelan. "Sekarang, kamu hanya akan patuh pada setiap perintah saya. La-li-ta." Tanpa menunda lebih lama, Kenan langsung mendorong Lalita sampai membuat tubuh gadis itu terlentang di atas sofa. Tanpa memberikan aba-aba, Kenan menarik paksa kemeja polos yang Lalita kenakan.
Más detalles