We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Annelia's Diary

Annelia's Diary

  • WpView
    Reads 214
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 12, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"jadi selama satu 1 tahun semua hanya rekayasa ,Semuaa hanya tipu daya kalian.Sungguh aku tak mengerti ini permainan apaa?" ucap gadis itu "Akuu tak pernah menduga akan seperti ini semua berjalan dengan tiba² ,Semua datang secara paksa tanpaa ada sebuah kenyataan yang tak terdugaa,aku harus berpura-pura menjadi dia untuk dirimu bahagia" " Bahagia kata mu?drama ini laa yang membuat aku terluka ,Bahkan untuk terakhir kalinya aku tak bisa ada disampingnya.Semua ini kau sebut bahagia? Aku disinii berusaha tersenyum sedangkan dia terbaring berjuang sendirian " Tutur Gadis itu sambil menangis "Maaf Ann ini tak seperti apa yang kau pikirkan kan.Maaf kan semua ini Ann " Jawab laki² itu sambil Berlutut meminta Maaf
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aksara Kita
  • [Complete] Fate in Chains
  • Only A Miracle
  • Finding The Light ~ Moqeel  [COMPLETE]
  • Gadis Tteokbokki & Cowok Mochaccino (DITERBITKAN)
  • Mencari Cinta Sejati (END)
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Aksa
  • ARE YOU STILL THE PLACE I BELONG? [TAMAT]

Mohan Bagaskara diciptakan sebagai sosok yang terlihat dingin, pendiam, dan nyaris tak tersentuh, tetapi jauh di dalam dirinya, ada luka yang ia sembunyikan rapat-rapat. Ia adalah seseorang yang tumbuh dalam bayang-bayang ekspektasi, di bawah kendali ayahnya yang otoriter. Bagaskara tidak pernah benar-benar merasa memiliki tempat untuk pulang-rumahnya hanyalah bangunan, bukan tempat berlindung. Karena itu, ia memilih untuk menjaga jarak dari segalanya, agar tidak ada yang bisa menyentuh atau melukai dirinya lebih dalam lagi. Aqeela Gantari, di sisi lain, adalah cahaya yang tetap berpendar meskipun diterpa banyak luka. Ia belajar hidup dengan kehilangan, tumbuh dengan kekecewaan, dan bertahan dengan hati yang mungkin sudah lelah. Namun, berbeda dengan Bagaskara yang memilih menutup diri, Gantari tetap berusaha berdiri tegak. Ia tidak menunggu dunia menjadi lembut padanya, tetapi ia juga tidak membiarkan dirinya larut dalam kepahitan. Dalam penciptaan mereka, ada satu hal yang menjadi benang merah: keduanya tidak mencari penyelamat, tetapi mereka akhirnya menjadi tempat pulang satu sama lain. Tapi perbedaan mereka akan menjadi kekuatan, atau justru membuat keduanya saling menjauh? #Mohqeel #asmaragenz dituangkan secara tekstual, fiktif dan sedikit romansa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines