Three Sides new

Three Sides new

  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 16, 2020
Hanya pinjam nama buku "Death Note" untuk cerita ini. Cerita ini 100% hasil pikiran saya. Berisi seorang gadis dengan 3 kepribadian lain didalam dirinya. Tidak suka silahkan menyingkir. . . . "Kalian percaya keajaiban? Aku percaya. Sama seperti cerita 'sang pembuat caping' yang mendapatkan kebahagiaan. Aku percaya, kebaikan kecil yang ku lakukan dapat membantuku suatu hari nanti."-- Arnestya Vallance [Arne] "Orang bilang aku anak yang pemalas yang kerjaannya tidur dikelas dan mudah dibodohi. Mudah terbawa perasaan dan ditipudaya manusia manusia menjijikan. Aku, adalah korban bully. Mereka tidak tahu siapa aku, begitu pun aku~"-- Arnestya Vallance [Tya] "Aku benci. Aku benci mereka semua. Semua orang itu hanya sampah. Orang tuaku sendiri membenciku. Mengabaikanku. Bahkan menipuku selama bertahun-tahun! Dan dengan buku ini, aku akan memusnahkan kalian. Wahai manusia manusia tidak berguna! Aku adalah.. Dewi kematian kalian~"-- Arnestya Vallance [Alla]
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Became The Antagonist
  • Where am I?
  • Fake Nerd [REVISI]
  • Kesempatan Kedua Mengubah Masa Depan
  • ALESA|the beauty indigo (END)
  • Antara Cinta dan Persahabatan
  • Archeron
  • El Cielo y la Tierra
  • The enemy is my love

Bagaimana perasaanmu jika terbangun di dalam raga orang lain? . Saat Arshinta Kiraina sedang menulis akhir karya terbaik sepanjang hidupnya, takdir berkata lain. Gadis malang yang sampai akhir hayatnya tak pernah merasakan kasih sayang itu kembali ke pelukan sang pencipta. Lucunya semesta belum mengizinkannya berpulang, ia malah terbangun di raga gadis asing. Kavya Arunika, nama dari pemilik raga yang di tempatinya. Entah kesialan macam apa yang menimpahnya, pemilik raga yang di tempati adalah tokoh antagonis dalam cerita yang dibuatnya. Tidak pernah sekalipun Arshinta membayangkan jika ia akan masuk ke dalam cerita yang di tulisnya. Ia memasuki tubuh sang antagonis bodoh yang terobsesi untuk memiliki tokoh utama pria. Rasanya terlalu mustahil, sebab sosok Arshinta dan Kavya merupakan kontradiksi yang salalu berlawanan. "Sekeras apapun gue nyoba untuk berbuat baik, gue akan selalu jahat di mata lo. Karena peran gue sebagai antagonis, bukan tokoh utama dalam cerita ini." -Kavya Arunika, IBTA [Dropped] ㅤ━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━ ㅤ⌗𝐃isclaimer : 𝟣𝟨+, bahasa, fiction, harsh words & broken english, excuse the typo(s), mentioning (blood, violences, some mental issues), kindly give feedbacks by (vote/comment).

More details
WpActionLinkContent Guidelines