UNTUKMU DAN AKU YANG BERUSIA 19Th

UNTUKMU DAN AKU YANG BERUSIA 19Th

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 28, 2018
WpInfo
Fiction
Mystery
· usia 19 tahun adalah tahun terakhir aku berkepala satu,19 tahun sudah perjalan hidupku beritahu masalaluku kini aku jauh lebih kuat dengan jiwa yang baru ,kini ku berfikir sudah berapa titik yang sudah ku kunjungi? kakiku sangatlah kuat,pergi melesat ke berbagai penjuru tempat, pintar pintarlah mencari waktu luang jangan sampai terbuang isilah dengan segudang warna pengalaman, keluarlah bertemu banyak orang . kelak aku akan kesulitan mencari waktu senggang, bagaimana rasanya tak tidur semalam suntuk? pasti tidak menyangka jiwa ku kuat seperti hayam wuruk ,rasanya tubuh penuh anderaline ,menjaga waktu berlari mengerjakan tugas didline ,dan untuk kamu dan diriku sendiri pernahkah kalian berfikir berapa banyak CV yang sudah mampir ke berbagai tempat?, tidak usah terlalu cemas maksimalkan investasi lehermu hingga ke atas ,sudah beberapa ilmu seminar dan workshop telah kau kuras? karna sejatinya belajar itu tidak mengenal kata tuntas. Wajahmu sekarang makin berseri,karna kau semakin pandai menata diri ,senyumu semakin manis ,karna hatimu pernah teriris.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SELEPAS KAU PERGI (COMPLETED)
  • Ketika Tulisan bercerita?
  • ALVIN (On Going)
  • Sekali Lagi (End)
  • My Friend Is My Strength
  • Antara Dendam dan Cinta
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • So It's You !
  • JATUH CINTA SETELAH MENIKAH

BLURB! Ternyata dunia ini benar-benar sempit. Luka lama yang kukira sudah sembuh, datang lagi tanpa aba-aba. Namaku Anita, seorang ibu tunggal yang berjuang membesarkan putriku, Audrey, sendirian. Aku pernah dikhianati dan kehilangan kepercayaan pada cinta, sampai dua pria datang bersamaan: satu dari masa lalu yang pernah menghancurkan, dan satu lagi yang menawarkan ketulusan baru. Kini aku harus memilih... Kembali pada cinta yang dulu melukai, atau membuka hati untuk yang baru?

More details
WpActionLinkContent Guidelines