Story cover for friend zone by bananamilkbyjeje
friend zone
  • WpView
    Reads 502
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 8
  • WpView
    Reads 502
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 8
Complete, First published Nov 29, 2018
Karena abella ada untuk abim, dan abim ada untuk abel.
banyak yang bilang kalo mereka sepasang kekasih. Tapi pada kenyataannya mereka hanya sebatas teman yang udah cukup lama saling kenal. Yaa bisa dibilang abim tau seluk beluknya abel kaya gimana. Abella pun begitu, yaa walaupun sih abim sedikit pendiam dan sifatnya tu kaya batu. Tapi kalo abim udah sama si abela  sifat batunya tu nggak ada.


      " jangan pergi dariku walau hanya satu langkah"
.
.
.
.
.
.
.

"Abell kayanya kita perlu komitmen deh". Kata abim sambil menatap abella

"Komitmen? Maksudnya gimana? Abella menatap abim dengan penasaran"

"Yaa, aku pengen kita lebih dari sahabat."

"Maksud kamu, pacaran?"

"Hmm bisa dibilang gitu."

"Kamu kenapa coba tiba tiba bilang gini."

Hmm akuu...... 



Jangan lupa vomment nya guys, 😙
All Rights Reserved
Sign up to add friend zone to your library and receive updates
or
#74abg
Content Guidelines
You may also like
CINTA TAK PERNAH SALAH (SELESAI) by Ayu_Wandira1
38 parts Complete
"Aku enggak mau ke Bali," Bima mengerutkan dahi, "Loh, bukannya kamu kemarin bilangnya mau ke Bali," "Enggak ke Bali aja kali, kemarin aku bilangnya mau Budapest, Paris, Hongkong. Kata Bima terserah aku mau kemana aja," ucap Indah mencoba menjelaskan. Bima mengerutkan dahi, "Jadi kamu kemana?," tanya Bima. "Ke Paris lah," Alis Bima terangkat, "Paris itu jauh loh," "Siapa bilang Paris itu deket," "Bukan gitu maksud aku, apa enggak terlalu jauh liburannya mau ke Paris," "Justru jauh itu yang seru, bener-bener liburan," Bima memijit kepalanya, memikirkan liburan bocah kecil itu. Bukannya ia tidak mau ke Paris, tapi saat ini ia sedang sibuk-sibuknya bekerja. Terlebih outlet yang ia tangani baru di buka. Ia tidak bisa meninggalkan begitu saja, karena ia masih belum percaya sepenuhnya kepada staff inti. "Tapi aku lagi banyak kerjaan Indah, kalau kamu liburan ke Bali aku ajak kamu keliling, sekaligus bisa ngontrol kerjaan aku di sini," ucap Bima memberi alasan. "Bima kok gitu sih, kan udah janji mau temani aku liburan kemana aja !," "Ya tapi kamu harus ngerti kerjaan aku juga. Aku masih pantau kerjaan karyawan," "Ih kok gitu," Indah mulai kesal dengan alasan Bima. Padahal laki-laki itu sudah berjanji kepadanya, untuk menemaninya liburan. "Kamu liburan ke Bali aja ya," "Enggak mau," "Bali juga enggak kalah seru dari Paris," "Banyak banget alasan," dengus Indah, karena ia tidak suka dengan orang yang ingkar janji. "Lagian visa dan pasport aku belum diperpanjang," ucap Bima mencoba menjelaskan. "Kalau enggak bisa, bilang aja !, jangan kemarin bilang iya sekarang bilang enggak !," "Ngeselin tau enggak sih !," ucap Indah emosi, lalu mematikan sambungan telfonnya.
Collision Course  by Jaesalee06
17 parts Ongoing
Ini kisah tentang cinta segitiga yang tadinya simpel, tapi tiba-tiba upgrade jadi love polygon. Ada rivalitas level sinetron pagi, dendam yang nempel kayak stiker di helm yang udah kelamaan dijemur, dan anak-anak muda yang masih bingung mau galau atau move on. Ada yang denial setengah mati, ada yang pacaran tapi putus-nyambung kayak kabel casan rusak. Dan di tengah semua drama ini, ada satu 'princess' yang entah sadar atau enggak, dikelilingi para 'pangeran'. Ini beneran kisah cinta atau malah harem modern?! --- Member Blitz mundur beberapa langkah. Bukan karena mereka takut, tapi karena mereka benar-benar ingin masalah ini segera selesai. Tidak apa-apa jika Bianca dan Raja harus beradu argumen sampai mulut mereka berbusa, asalkan ada penyelesaian. Keanu sudah bosan mendengar Raja yang setiap malam memainkan lagu yang sama di piano berulang kali di basecamp. Seolah-olah dentingan nada itu bisa meredakan kekacauan di hatinya. Bramasta? Ia sudah lelah melihat Raja yang terus berolahraga tanpa mengenal kata istirahat, seakan keringat bisa menghapus sesaknya. Bastian dan Mahen memang jarang berada di basecamp sekarang, tapi mereka juga mulai muak dengan panggilan telepon dari Raja yang selalu menanyakan hal yang sama-Bianca masih marah nggak? Gue harus gimana? Sementara Aji dan Langit? Mereka sudah lelah lahir dan batin. Lelah menjadi partner balapan Raja setiap kali hati pemuda itu kacau, menemaninya melampiaskan amarah di lintasan jalanan kota. Lelah juga menghibur Bianca yang, meski bersikap kuat di depan orang lain, tetap saja manusia yang bisa rapuh. Intinya? Tidak ada kenyamanan di Blitz setelah dua sejoli itu putus.
You may also like
Slide 1 of 9
More Than Senior cover
Love Maze  cover
RAFA(Rain Rafa) cover
CINTA TAK PERNAH SALAH (SELESAI) cover
Fanny cover
GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT) cover
Collision Course  cover
Arsyilazka cover
Cinta Dikejar Deadline  cover

More Than Senior

10 parts Complete

"Gw mau ngomong serius. Please, dengerin baik-baik." Ucap jauhar dengan wajah serius menatap aisyah. Mendengar itu aisyah jadi panas dingin, jantung berdetak lebih kencang. "Syah, dari awal gw liat lu, gw ngerasa lu cewe yang beda. Lu berani dan lu bisa buat gw penasaran siapa lu sebenarnya. Entah dari kapan gw mulai jatuh cinta sama lu, intinya gw sayang sama lu, syah." Aisyah diam saja, dia bingung harus bereaksi seperti apa. "Gw mau komitmen sama lu, tapi kalo lu merasa ga nyaman sama gw, lu boleh pergi, asal bilang. Kalo lu nyaman sama gw pun sama, bilang. Biar kita pacaran." "Biarin gw yang jaga lu." Ucap jauhar memberi jeda. "Lu mau?" Aisyah cukup lama terdiam sebelum akhirnya menggangguk. "Komitmen dulu, kan?" Tanyanya menyakinkan, masih trauma dengan yang namanya hubungan. "Iya, tapi lu bisa ngambil keputusan nanti. Lu nyaman atau ga sama gw." Ucap jauhar. ****** Apakah mereka bisa saling menjaga hati satu sama lain? Kalo penasaran ayo..intip-intip cerita ini.