Weird Mate

Weird Mate

  • WpView
    Reads 805
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 8, 2022
[TEEN FICT--ROMANCE] Syifa dan Rezeqi dipertemukan dalam kejadian konyol yang tak terduga. Sedari awal Rezeqi membenci Syifa, begitupun sebaliknya. Namun suatu waktu, Syifa menarik ikrarnya, karena tingkah konyolnya mulai menunjukkan perasaannya. Ada rahasia yang tersimpan rapat di antara mereka. Mulai dari pengidap Post Traumatic Stress Disorder (PTSD), pengguna narkoba yang tidak diacuhkan sampai kebencian aneh pada kaum perempuan. Syifa dan Rezeqi terlibat kisah haru yang perlahan membongkar sisi lain mereka. Di mata mereka, hidup adalah duka.
All Rights Reserved
#17
sadlovestory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aidan & Nara (END)
  • Possesive Playboy
  • Syauqillah Syadzahra 2
  • Me,You and the story we went through.
  •  Zillo [✓]
  • 𝐓𝐢𝐭𝐢𝐤 𝐓𝐞𝐦𝐮 || 𝐎𝐧 𝐆𝐨𝐢𝐧𝐠
  • Nissa & Nathan (COMPLETED)
  • PACARNYA BOO (Sudah Terbit)
  • (Not) A Dream School (On Going)
  • SUARA BIA (TAMAT)

STATUS : END. (ADA BEBERAPA YANG AKAN DI REVISI!) KALO MEWEK JANGAN SALAHIN GUA. Aidan, seorang remaja yang menjadikan kata-kata sebagai pelariannya, selalu percaya bahwa menulis adalah cara untuk menjaga kenangan tetap hidup. Namun, ia tidak pernah menduga bahwa tulisannya suatu hari akan dipenuhi oleh cerita tentang seseorang yang datang tanpa rencana-Nara. Awalnya, Aidan dan Nara adalah dua orang asing. Tapi pertemuan mereka di perpustakaan sekolah menjadi awal dari kisah yang menyentuh hati, di mana mereka berbagi sudut pandang berbeda tentang kehidupan. Di antara tawa, percakapan mendalam, dan keheningan yang penuh makna, mereka mulai menemukan kenyamanan dalam kehadiran satu sama lain. Namun, di balik senyum Nara yang hangat, ada rahasia yang perlahan terungkap, sesuatu yang mengubah arah perjalanan mereka. Melalui hari-hari yang penuh emosi, Aidan menyadari bahwa beberapa kenangan tidak bisa dijaga selamanya-tetapi bisa diabadikan dalam kata-kata yang tak akan pernah hilang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines