Story cover for Train To Brussel by Dindiw
Train To Brussel
  • WpView
    Membaca 1,669
  • WpVote
    Vote 106
  • WpPart
    Bab 3
  • WpView
    Membaca 1,669
  • WpVote
    Vote 106
  • WpPart
    Bab 3
Bersambung, Awal publikasi Nov 29, 2018
Dewasa
"Hai, masih ingat aku kan?"

Elen mendongakkan kepalanya,  seorang pria yang agak gondrong dan membawa ransel berdiri di dekat kursinya.

"Iya aku.."

Elen diam dan memalingkan mukanya ke arah jendela memandang keluar.

"Aku yang pernah kamu campakkan.."

Elen tak kunjung menjawab ...dikeluarkannya smartphonenya.

"Aku tahu kamu tak akan melupakan aku, aku yang telah mengambil keperawananmu.."

Elang langsung mengambil tempat duduk disamping Elen yang baru naik kereta dari Holland Spoor ke Brussels yang kira-kira memerlukan waktu hampir dua jam. 

Oh shit!!!  Kenapa pula harus bertemu dengan lelaki ini disini?? Lelaki masa lalunya yang tidak ingin dia temui di dunia ini..
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan Train To Brussel ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)  oleh hanun729
52 bab Lengkap
Pertemuan yang manis yang Tuhan rencanakan untuk sebuah waktu yang singkat namun bermakna dalam sein dengan tidak sengaja bertemu dengan anak dari teman papanya dan pertemuan kembalinya sein dengan paman nya dan sein terlibat dalam membuat kejutan rencana ulang tahun untuk anak pamannya tersayang dalam pertemuan singkat itu semua hal terjadi sebuah kekaguman kecewaan persahabatan ikatan baru yang telah lama tidak terjalin beberapa bulan sembelum sein menyelesaikan bangku sekolah menengah atasnya akankah bertemunya kembali membuat sein akan menetap di Indonesia atau berpisah untuk mengejar mimpinya di luar negeri. Sein pergi seperti biasa pada hari libur ke kebun raya Bogor, sesudah keliling keliling naik sepeda sein pun beristirahat Sambil menyantap makanannya , tiba tiba seorang gadis duduk di sebelah sambil berbicara. "Boleh minta makanannya tuan? " Sein yang keheranan pun memutar bandan , ke arah gadis itu, meskipun keheranan sein tetap membagi makanannya, terdiam sesaat sein pun kemudian bertanya. "Kau datang ke sini sendiri?" " Tidak bersama pengasuh ku dan paman supir" "Lalu dimana dia sekarang ?" " Tidak tahu, tadi aku pergi sendiri ingin membeli dan tergiur satu makanan, tapi ternyata aku tidak memiliki uang tepat aku berbalik ternyata, aku terlalu jauh pergi dari mereka jadi sekarang aku tidak tahu mereka dimana, mungkin sedang mencariku, aku tidak sanggup mecari mereka karna aku lapar, jadi aku menghampirimu untuk membagi makanan sedikit untukku" "Bagaimana jika aku penjahat?" "Tidak mungkin, muka tuan seperti orang baik, bisa diam dulu tidak ,aku ingin makan!" Sein pun diam, sehabis makan, gadis itu meminta air minum. "Boleh aku minta air nya?" " Tidak , itu bekas, apa ingin membeli yang lain" "Tidak apa apa yang ini saja"
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 9
Credence/kepercayaan (Baekmin) cover
A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)  cover
Secret Mactmaking (bxb-mpreg)  cover
[END] Perfect Present From the Past cover
Married The Enemy : [END] Rebirth From Hell cover
[END] He's Out Of The Script cover
Siang Di Akhir Malam - The End cover
confused love  cover
Because of You (Sequel The Sacrifice of Love) cover

Credence/kepercayaan (Baekmin)

10 bab Lengkap

(Bahasa) "You are mine, Ho!" Minhyun berteriak histeris dihadapanku, wajahnya kacau dihiasi air mata. "You.. are... mine Dongho-ah. Why?" "Hyun..." "No! Jangan mendekat!" Dia bersiap melempar vas bunga di tangannya. "I trust you, Ho.... Why? Why? Why?" Minhyun sesenggukan frustasi dihadapanku. Apa yang bisa kulakukan menghadapi orang yang ku cintai jadi sebegitu lukanya karena kesalahanku? Minhyun... katakan padaku... aku harus bagaimana melihatmu seperti ini? Pembaca diharap bijak dalam membaca. All pictures are not mine, all credit back to the owner. Cerita ini hanya fiksi belaka, jika ada kesamaan kejadian, tokoh, tempat, dan perkara sekali lagi cerita ini hanya fiksi belaka. @dreamemoticon