Train To Brussel

Train To Brussel

  • WpView
    Reads 1,697
  • WpVote
    Votes 106
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 10, 2018
"Hai, masih ingat aku kan?" Elen mendongakkan kepalanya, seorang pria yang agak gondrong dan membawa ransel berdiri di dekat kursinya. "Iya aku.." Elen diam dan memalingkan mukanya ke arah jendela memandang keluar. "Aku yang pernah kamu campakkan.." Elen tak kunjung menjawab ...dikeluarkannya smartphonenya. "Aku tahu kamu tak akan melupakan aku, aku yang telah mengambil keperawananmu.." Elang langsung mengambil tempat duduk disamping Elen yang baru naik kereta dari Holland Spoor ke Brussels yang kira-kira memerlukan waktu hampir dua jam. Oh shit!!! Kenapa pula harus bertemu dengan lelaki ini disini?? Lelaki masa lalunya yang tidak ingin dia temui di dunia ini..
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Estar en Flor
  • Secret Mactmaking (bxb-mpreg)
  • [END] Perfect Present From the Past
  • jangan percaya seseorang
  • confused love
  • Credence/kepercayaan (Baekmin)
  • [Terjemah] SAVE ME, KEEP ME | MarkChan GS ✔️
  • A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)
  • Because of You (Sequel The Sacrifice of Love)

Perjalanan itu membuatku berpikir banyak hal. Kemana kita akan pergi? Kemana tujuan akhir ini? Apa yang menanti di garis akhir? Di sudut hatiku berharap ia, tapi bukankah yang seperti itu hanya ada pada dongeng dalam buku. Kenyataannya, dia sungguh tak berpijak dimanapun. Dia enggan pergi, enggan pula melangkah mendekat lagi. Memandangku dari tempat yang tak terlihat, tiba-tiba saja mengusikku lagi di kala hujan. "itu namanya kenangan,'' kata mereka. Seolah semua rasa sesak yang ditimbulkan adalah normal, seolah tak ada apapun yang salah. Sementara aku dan dia berada dalam ketidakpastian. Tapi itu adalah kehidupan. Kau tidak bisa menyangkalnya, kau hanya bisa menerimanya. Meksi keajaiban tak selalu terjadi, bukan berarti tak akan terjadi. Cinta adalah misteri. Tak seorang pun tahu kapan datangnya dan pada siapa perasaan itu jatuh. Kenangan-kenangan menjadi bagian yang tak dapat dihilangkan dari setiap diri, menjadi penentu bagaimana harus melangkah. Pemikiranku yang kemarin dan hari ini, mungkin saja berbeda karena aku telah lebih memahami jawaban dari semesta. Maka pilihan terbaik adalah memanfaatkan waktu semasa hidup sebaik mungkin. Menyampaikan apa yang belum sampai, melakukan apa yang harus dilakukan. Kebanyakan dari manusia akan menyesali apa yang tidak pernah mereka lakukan ketimbang apa yang telah mereka lakukan. Dan tiap perjalanan akan sampai pada tujuannya, yaitu bahagia. Kisah cinta yang lain seperti lagu yang sering kami dengarkan. Baik perlambangan cinta sejati maupun kematian, bunga krisan yang mekar itu tetap akan mekar tak peduli bagaimana pemikiran orang terhadapnya. Begitu pula lah perasaan manusia. Hal yang tak pernah membosankan untuk dipelajari. Pada akhirnya, bunganya telah mekar dengan makna yang tepat. Bunga krisan dengan perlambangan cinta yang setia dan kematian. Bunga itu adalah tentang aku dan dirinya. Estar en Flor. It will bloom.

More details
WpActionLinkContent Guidelines