Story cover for Train To Brussel by Dindiw
Train To Brussel
  • WpView
    Reads 1,669
  • WpVote
    Votes 106
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 1,669
  • WpVote
    Votes 106
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Nov 29, 2018
Mature
"Hai, masih ingat aku kan?"

Elen mendongakkan kepalanya,  seorang pria yang agak gondrong dan membawa ransel berdiri di dekat kursinya.

"Iya aku.."

Elen diam dan memalingkan mukanya ke arah jendela memandang keluar.

"Aku yang pernah kamu campakkan.."

Elen tak kunjung menjawab ...dikeluarkannya smartphonenya.

"Aku tahu kamu tak akan melupakan aku, aku yang telah mengambil keperawananmu.."

Elang langsung mengambil tempat duduk disamping Elen yang baru naik kereta dari Holland Spoor ke Brussels yang kira-kira memerlukan waktu hampir dua jam. 

Oh shit!!!  Kenapa pula harus bertemu dengan lelaki ini disini?? Lelaki masa lalunya yang tidak ingin dia temui di dunia ini..
All Rights Reserved
Sign up to add Train To Brussel to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
DERSIK  by Lllghali127
9 parts Complete
"Wow, pemandangannya bagus sekali!" kata Alma, sambil mengambil foto dengan kamera ponselnya. "Iya, aku suka sekali!" jawab Calista, sambil tersenyum. Arya, yang berjalan di depan, tiba-tiba berhenti dan menunjuk ke arah atas. "Lihat, gunungnya sudah terlihat! Ayo!" °°° Sex... Electi... Sex... Electi... "Tapi, apa itu?" tanya Alma, sambil menunjuk ke arah asal suara. "Aku tidak tahu," jawab Akira, sambil menggelengkan kepalanya. "Tapi suara itu terdengar sangat aneh." °°° "Apa yang terjadi?" tanya Akira, sambil menoleh ke arah Riven. "Aku juga tidak tahu," jawab Riven, menggelengkan kepala. "Tapi aku rasa kita harus siap menghadapi apa yang akan terjadi." °°° "Apa... Apa ini?" Tanya Alma, menunjuk ke arah sebuah portal bercahaya yang baru saja terbentuk. "Aku tidak tahu," jawab Lirien, menggelengkan kepalanya. "Tapi aku rasa kita harus menjauh dari sini." °°° "Dimana kita sekarang?" tanya Calista, memindai tempat aneh yang indah. "Alma?! Arya?!" seru Riven. "Kita terpisah!" timpal Akira dan Lirien bersamaan. °°° "Dimana ini?!.." Tanya Arya ntah pada siapa. °°° "Adakah... apa ada caranya untuk kita bisa kembali?" Tanya Alma, yang muncul sebuah harapan di benaknya. °°°° Alma, Arya, Calista, Lirien, Akira, dan Riven, enam sahabat yang tak sengaja terjebak dalam portal dunia paralel yang saling berhubungan. Mereka menemukan diri mereka dalam dunia baru yang penuh dengan petualangan dan tantangan. Dengan kekuatan persahabatan yang kuat, mereka harus menghadapi berbagai permasalahan yang bermunculan, termasuk orang jahat, kesalahpahaman, dan pencarian jalan kembali ke rumah. Pertanyaan besar yang menghantui mereka adalah: apakah mereka bisa kembali pulang ke rumah dan bersatu kembali dengan orang tua mereka? Note: penulis masih belajar mohon bimbingannya ya! Boleh kasih saran dan kritik namun mohon jaga ibu jari kalian ya agar tidak menyakiti perasaan ya🙏! Tolong bantuannya dan Terimakasih 🥰
Estar en Flor by hwangmetii
28 parts Complete
Perjalanan itu membuatku berpikir banyak hal. Kemana kita akan pergi? Kemana tujuan akhir ini? Apa yang menanti di garis akhir? Di sudut hatiku berharap ia, tapi bukankah yang seperti itu hanya ada pada dongeng dalam buku. Kenyataannya, dia sungguh tak berpijak dimanapun. Dia enggan pergi, enggan pula melangkah mendekat lagi. Memandangku dari tempat yang tak terlihat, tiba-tiba saja mengusikku lagi di kala hujan. "itu namanya kenangan,'' kata mereka. Seolah semua rasa sesak yang ditimbulkan adalah normal, seolah tak ada apapun yang salah. Sementara aku dan dia berada dalam ketidakpastian. Tapi itu adalah kehidupan. Kau tidak bisa menyangkalnya, kau hanya bisa menerimanya. Meksi keajaiban tak selalu terjadi, bukan berarti tak akan terjadi. Cinta adalah misteri. Tak seorang pun tahu kapan datangnya dan pada siapa perasaan itu jatuh. Kenangan-kenangan menjadi bagian yang tak dapat dihilangkan dari setiap diri, menjadi penentu bagaimana harus melangkah. Pemikiranku yang kemarin dan hari ini, mungkin saja berbeda karena aku telah lebih memahami jawaban dari semesta. Maka pilihan terbaik adalah memanfaatkan waktu semasa hidup sebaik mungkin. Menyampaikan apa yang belum sampai, melakukan apa yang harus dilakukan. Kebanyakan dari manusia akan menyesali apa yang tidak pernah mereka lakukan ketimbang apa yang telah mereka lakukan. Dan tiap perjalanan akan sampai pada tujuannya, yaitu bahagia. Kisah cinta yang lain seperti lagu yang sering kami dengarkan. Baik perlambangan cinta sejati maupun kematian, bunga krisan yang mekar itu tetap akan mekar tak peduli bagaimana pemikiran orang terhadapnya. Begitu pula lah perasaan manusia. Hal yang tak pernah membosankan untuk dipelajari. Pada akhirnya, bunganya telah mekar dengan makna yang tepat. Bunga krisan dengan perlambangan cinta yang setia dan kematian. Bunga itu adalah tentang aku dan dirinya. Estar en Flor. It will bloom.
You may also like
Slide 1 of 8
[END] Perfect Present From the Past cover
Siang Di Akhir Malam - The End cover
DERSIK  cover
[END] He's Out Of The Script cover
[Terjemah] SAVE ME, KEEP ME | MarkChan GS ✔️ cover
Estar en Flor cover
Because of You (Sequel The Sacrifice of Love) cover
[END] Pregnant With My Childhood Friend cover

[END] Perfect Present From the Past

8 parts Complete

Shao Jinxuan bertemu Yun Zhiming di masa muda mereka yang bergairah dan penuh semangat. Ini adalah cinta pada pandangan pertama, mereka saling mencintai dan berjanji akan selalu bersama sampai akhir, hingga suatu hari, Shao Jinxuan yang mengaku paling mencintai Yun Zhiming dalam hidupnya tiba-tiba mengucapkan kata putus dan menghilang begitu saja. Yun Zhiming masih menuntut penjelasan dari pihak lain, ibunya datang dan mengatakan bahwa alasan Shao Jinxuan pergi adalah karena uang, pandangan dunianya runtuh seketika. Dia pikir Shao Jinxuan berbeda dari orang-orang yang hanya mengincar kekayaan dan pengaruh keluarga Yun-nya. Jadi ketika Yun Zhiming akhirnya bertemu lagi dengan Shao Jinxuan lima tahun kemudian dia tak berhenti mengejek dan mengolok-olok kebodohannya saat itu. "Jika saja kamu bisa sedikit berbeda dari orang-orang itu..." Dan tak lama setelahnya Yun Zhiming juga menemukan kenyataan lain bahwa Shao Jinxuan telah memiliki seorang putri yang lucu dan cantik. Bagaimana mengatakannya, dia terlihat mirip dengannya. Yun Zhiming, "kebenaran macam apa lagi yang akan kamu sembunyikan dariku, Shao Jinxuan?" __ Peringatan! Konten bxb, harap kesadaran diri dan kebijakan pembaca. Ini bukan terjemahan, jadi maaf kalau kurang memuaskan, oke. Homophobic, tolong jangan buka cerita ini, oke. Bye bye, RheaXan¹ disini.