"Kenapa lo pengen jadi psikolog?" "Sederhana. Karena gue sangat amat paham rasanya, ketika ga ada satu orang pun yang bisa kita percaya, disaat kita sedang membutuhkan tempat cerita" "Emangnya mereka bisa percaya sama lo?" "Awalnya emang mayoritas pasien yang dateng ke klinik gue, cuma consult karena adanya paksaan dari orang lain. Tapi makin ke sini, mereka udah mulai punya inisiatif buat dateng sendiri ke gue. Terlebih lagi disaat..." "...mereka ga punya satu alasan pun buat bertahan" "Dan mereka jadiin gue sebagai satu-satunya tujuan hidup yang mereka punya" "Gimana caranya buat bikin mereka percaya sama lo?" "It's simple. Lo cuma butuh ketulusan dan kesabaran disaat menghadapi mereka" "Cuma dua hal itu?" "Jangan salah. Gue belajar tentang dua hal itu selama 4 tahun dan gue baru bisa dapet point pentingnya disaat wisuda kelulusan kemarin" "Jadi?" "Mereka yang dateng ke klinik gue itu bukan orang-orang gila. Tapi orang-orang yang selalu dipaksa kalah sama keadaan" "Jangan ambil presepsi dari satu sudut pandang aja. Karena terkadang kita lupa kalau, kita masih butuh orang lain untuk bahagia" "..." ________________________________________ Secara sederhana, Jeaneth hanyalah wanita introvert yang menginginkan orang-orang sepertinya bisa mendapat kan perhatian lebih dari orang-orang disekitarnya. Introvert bukan berarti acuh, cuek dan sombong. Ia hanya tak bisa mendeskripsikan apa yang dirasakannya melalui kalimat atau kata yang menurutnya terlalu klise. Ia lebih memilih diam untuk mendeskripsikan segala perasaannya. ________________________________________ cover by : pinterest .・。.・゜✭・Rank 🌷 .・✫・゜・。. # 22 - Reyga (02/07/2023) # 260/3,29k - Introvert (18/08/2023) # 10 - Reyga (28/09/2023) # 11 - actofservice (28/09/2023) # 22 - introvert (30/06/2024)
Più dettagli