Mianhae | Tzukook,END✔

Mianhae | Tzukook,END✔

  • WpView
    Reads 57,813
  • WpVote
    Votes 4,325
  • WpPart
    Parts 34
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 29, 2019
"Apakah salah, jika aku meminta kepada tuhan agar kita kembali bersama? Apakah salah jika aku menginginkan kau kembali untuk mengembalikan hari-hariku yang sebelumnya hilang ?. Aku tahu ini salahku. Aku sangat menyesal. jika ada syarat agar tuhan mengabulkan doaku yang ini, aku akan memenuhinya. Jika ada obat yang bisa dibeli untuk menghilangkan rasa sakitmu karna ulahku dulu, aku akan membelinya. Tapi apa syaratnya? Dimana belinya?bagaimana cara memenuhinya? Bagaimana cara membayarnya?.mungkin, nyawaku saja tidak cukup untuk memenuhi atau membayarnya sekalipun. Aku sadar, aku hanya membutuhkanmu, tzuyu. Hari-hariku yang dulu berwarna, menjadi suram dan mencengkam. Tzuyu, tolong kembali dan maafkan aku." -from jungkook for he's heart,tzuyu. "Yatuhan,maafkan aku yang telah membuat bidadari cantik meneteskan air matanya. Maafkan aku yang telah membuat dia semakin rapuh. Maafkan aku yang telah membuat goresan luka di hati sucinya. Aku mengakui ini salahku. Ini salahku karna aku tidak menggunakan otak yang kau berikan pada waktu itu... aku menyesal,yatuhan. Tapi, bolehkah kau beri aku satu kesempatan? Untuk Memilikinya dan membuatnya bahagia?." -from jungkook for god Penasaran? Baca aeee Tzukook area🔥🔥 18 NOVEMBER 2018
All Rights Reserved
#506
korea
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love In Sorrow [COMPLETED]
  • SERENDIPITY (Jungkok & Yumna)
  • Breathless [COMPLETED]
  • Puppy Love or First Boyfriend? (End)
  • FF BTS || alwaysFine
  • Another World | kookv ✔️
  • Diaforá (Taetzukook)
  • Miracle of Accident✔️
  • Destiny [Revisi]
  • 49 𝓓𝓪𝔂𝓼 [2𝓨𝓮𝓸𝓷] ✓

Hidup adalah pilihan tanpa bisa memilih apa yang telah dipilihkan Tuhan untuk kita. Bertemu dengannya adalah takdirku, dan mencintainya adalah nasibku. Takdir dan nasib yang begitu kejam atau Tuhan yang menginginkanku untuk belajar mencintai tanpa pamrih? Karena kenyataannya, mencintainya adalah duka bagi diriku, tapi karena duka itu aku bahagia

More details
WpActionLinkContent Guidelines