Aarchiera

Aarchiera

  • WpView
    Reads 795
  • WpVote
    Votes 114
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 14, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Masa lalu hanya sebuah pelajaran. Jangan terpaku padanya dan jangan jauhi dia. Biarkan saja dia tetap ada di sebagian kecil tempat di hatimu, tanpa mengungkit atau menyentuhnya lagi. Menatap masa depan, tanpa menoleh kebelakang. Tapi, apa salah jika aku suka menatap masa depanku, walaupun itu termasuk masalaluku? Karena, ada satu masa lalu yang masih tak mau kubiarkan hanya tetap diam di sebagian kecil tempat di hatiku tanpa aku menyentuhnya. Kamu. Kamu adalah masa lalu, namun juga masa depanku. Hanya sebuah cerita dengan beberapa kalimat yang kuharap bisa membuat kalian mengerti arti cinta yang sesungguhnya. Tidak perlu menuntut sesuatu yang lebih, cukup saling mencintai tanpa ada yang menyakiti. Dalam hidup semua butuh perjuangan. Dan perjuangan butuh proses. Dan seperti hidup, Sekarang adalah prosesku untuk memperjuangkan, dan menjadikanmu milikku. ---- "Mencintai orang yang banyak disukai itu sulit ya?" -Chiera "Orang ketiga ada, hanya untuk menguji seberapa kuat cinta kita." -Aaron "Mencintai, tidak harus memiliki bukan?" -Affreno "Entah ini cinta atau obsesi, aku tidak peduli. Aku menginginkannya." -N
All Rights Reserved
#743
flashback
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Crazy Couple [End] ✔
  • Look At Me!!!                                            [Follow Sblm Membaca❤]
  • Promise Me ( END )
  • Having You
  • My Friend Is My Strength
  • DEAR LOVE
  • Karena Kamu Rumahnya
  • Guard Your Hearts
  • WHO ?

"Tapi lo beneran nggak marah sama gue, kan?" "Nggak kok." "Serius?" "Susah juga buat marah sama lo," tukas Arraja cuek, tapi berhasil membuatku melengkungkan senyum tipis. "Habis, kalau gue marah beneran, gue takut..." Arraja menatapku dalam-dalam. Senyumku terkulum semakin lebar, siap mendengar kata-kata bucin dari Arraja. Jika benar itu terjadi, harusnya aku menyiapkan ponsel untuk merekam suara Arraja yang akan berkata romantis kepadaku. Pasalnya, bisa dihitung pakai jari berapa kali Arraja mengucapkan kata-kata manis yang sukses membuatku terharu. "... gue takut lo bunuh diri, Ay." "Triple O em ji... kok bunuh diri? Gue nggak ada niat sampai ke arah situ ya!" Aku berdiri, memalingkan muka ke arah lain. Kurang ajar! Kukira dia hendak mengucapkan kata-kata manis. "Ya iya... coba bayangin kalau gue marah sama lo, ngediamin elo, bahkan ninggalin elo. Apa lo nggak merasa sedih? Dan hal itu nggak menutup kemungkinan membuat lo jadi frustrasi, terus bunuh diri." "Dasar cowok gila!" "Lo nggak sadar diri? Lo juga gila! Kita berdua kan sama-sama crazy!" Genre : Action, Drama, Romance, Comedy.

More details
WpActionLinkContent Guidelines