Menunggu Pesawat itu Datang

Menunggu Pesawat itu Datang

  • WpView
    GELESEN 10
  • WpVote
    Stimmen 2
  • WpPart
    Teile 1
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Do., Dez. 6, 2018
Satu kalimat yang terlontar dari mulut Bapak di malam sebelum hari ulang tahunnya mengubah kehidupan seorang Adikara. "Bapak rasa ini tahunmu" Semesta telah mempersembahkan hari ini khusus untuknya. Ini memang tahunnya, dimana ia menemukan jawaban dari pertanyaan yang menghantuinya selama ini. Ini memang hari ulang tahun terbaiknya, karena akan dimulai dengan permulaan yang baru dimana semuanya akan sempurna seperti yang ia idamkan. [ dedicated to pak zol, ini tugasku guys ]
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Ephemeral{Fanfic Boboiboy} ✔️
  • Ciel Wiratama or Ciel Pradipta
  • Laskar Pemimpi || NCT Dream (on going)
  • Bungsu [second life]
  • • KECEWA ~
  • Peluk Hangat di Ujung Perjalanan
  • Pacar Halusinasi Ochi [SELESAI]
  • Cinta Tapi Cinta?

Malam itu terasa dingin, tidak ada satupun gemerlap bintang yang terlihat. Ruangan mewah yang dulunya selalu ramai sekarang tampak hening dan suram, apalagi saat lelaki yang mereka sebut 'Ayah' mengatakan kalimat yang membuat mereka berpikir dua kali, apakah Ayah mereka benar-benar tidak memiliki hati. "Serius? Belum ada empat puluh hari Bunda pergi dan sekarang Ayah sudah mau menikah lagi!?" Pertanyaan tak habis pikir dari sang sulung mewakili kelima saudaranya yang lain. "Maafkan Ayah, tapi tanggal pernikahannya tidak bisa dirubah. Besok Ayah mau kalian bersikap baik pada calon Ibu dan saudara baru kalian" Setelah mengatakannya lelaki paruh baya itu segera beranjak pergi meninggalkan hati yang kecewa dengan keputusan sang ayah. ____________________________ "Sayang, Mama mau bertanya apakah kamu mau memiliki Ayah baru?" Pertanyaan sang Mama membuat pemuda kecil dan pucat itu terdiam. Saat akan menanyakan dengan siapa Mama akan menikah pemuda itu kembali menelan kalimatnya saat melihat wajah cerah dan bahagia sang Mama yang baru pertama kali ia lihat sejak bercerai nya Mama dan lelaki itu. "Baiklah, apapun untuk Mama" -Semua karakter milik Monsta, saya hanya meminjam karakternya saja. -Cerita absurd nggak karuan. -OOC(mungkin) -Masih baru ayank-ayank ku -vote dan coment ya:) -Don't Plagiat! :) Gambar dan cover yang saya masukkan berasal dari instagram atau pinterest. Cover cr : @/_orie.on2_ Start : 07, November, 2022 End : 27, Juni 2024

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien