Dream Is Real!

Dream Is Real!

  • WpView
    Membaca 13
  • WpVote
    Vote 3
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Des 6, 2018
WpInfo
Fiksi
Romansa
Vito:"Aku Harus Kuliah Ke Korea untuk meraih cita-cita yang kunantikan selama ini" .Lantas Ian dan Ilfar langsung Kaget mendengar perkataan Vito Itu karena vito baru saja memberitahu mereka. Ian:"Emang Ga bisa diundur gitu To kuliah nya kan ga lengkap kalo ga ada kamu" (yang lama kelamaan menetaskan air matanya) Vito:"Gabisa Ian kalau tidak sekarang kapan lagi kita bisa meraih mimpi yang kita impikan selama ini" Ilfar:"Gapapa lah Ian , doain aja kita bisa seperti Vito Udah ga usah Nangis lagi (Sambil memegang pundak ian) Mau tahu kan apakah mereka bisa meraih mimpi mereka , makanya Terus Follow dan Tunggu First Episode Ya..!
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • LIEUTENANT RIYYADH ISKANDAR (End)
  • ENIGATA
  • Berlian Kagastra
  • Annoying boy
  • Aku Ingin Bercerita
  • Don't Talk About Money
  • PERGI TANPA PILIHAN
  • It's True Love With Ketos
  • LOVE for the MAKNAE 2
  • Indah Di Awal Kisah

"Mau hidup ataupun mati, gue gaakan pernah cinta sama orang kayak lo. Murahan! Sudah berapa kali lo mengangkang ke lelaki diluar sana? Ga cukup mereka, sampai ngedeketin gue lagi? Lo seperti perempuan yang gaada maruah!" Kata-kata itu jelas menyakiti hati gadis dihadapannya itu. Siapa yang tidak sakit hati, penantiannya selama ini sia-sia ditambah kata-kata tajam nan menyakitkan itu terlontar dari orang yang dicintainya. "Terima kasih sudah menghina. Aku memang mengejar cinta Abang Is, tapi bukan bermaksud Abang Is bisa seenaknya berkata bagai tak punya pelajaran adab ke Aku. Terima kasih sudah membuka mata Aku, Aku janji ga bakal ganggu Abang lagi, Assalamualaikum." Mulai saat itu, hari-hari Iskandar mulai berubah. Kala mengingat ucapannya ke gadis itu, membuatkannya terjatuh ke lembah keresahan dan bersalah. Belum lagi, dirinya mendapat kabar bahwa, gadis itu memilih pindah sekolah juga pindah tempat tinggal. Iskandar, frustasi akan semua itu membuatnya memilih mengurung jiwanya menjadi seorang yang cuek dan dingin pada sekitar. "Gue, akan cari lo sampai ketemu." "Cinta itu menyakitkan, kala duka diterpa bencana kala hati sudah pun terluka."

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan