Musuh Jadi Sahabat

Musuh Jadi Sahabat

  • WpView
    Reads 2,690
  • WpVote
    Votes 157
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadComplete Fri, Sep 1, 2023
" Aku dan Vivi mita maaf ya sama kalian karena sering mengganggu kalian" ucap Renata sambil meminta maaf. "Iya kita minta maaf ya, dan sekarang boleh nggak kita menjadi sahabat kalian juga?" Tanya Vivi. " Boleh dong" jawabku dan Nadia serempak sambil tersenyum. Inilah kisah sebuah persahabatan, dimana terdapat beberapa orang yang memiliki sifatnya masing-masing. Namun itu semua tidak menjadi penghalang untuk persahabatan mereka. Banyaknya masalah yang terjadi dalam persahabatan mereka. Namu mereka secepat mungkin menyelesaikan masalah tersebut. Bagaimana mereka menjalani persahabatan mereka? Langsung baca aja ya, jangan lupa vote, comment, dan juga jangan lupa share cerita ini ya😁
All Rights Reserved
#131
irfan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • janji kecil
  • Love Hurts
  • Cinta yang Tak Pernah Kau Pandang
  • ANTARA KITA DAN CERITA
  • Surat Untuk Reno
  • Kisah di balik Hujan
  • TITIK RINDU [ SELESAI ]
  • Rannia√
  • Hilang

SMA selalu menjadi babak baru dalam kehidupan, penuh dengan tantangan, pertemanan, dan perubahan yang tak terduga. Bagi Reyhan dan nayla, ini bukan hanya tentang mengejar nilai atau menentukan masa depan-ini juga tentang menemukan kembali sesuatu yang sempat hilang. Dulu, mereka adalah teman masa kecil yang tak terpisahkan. Reyhan, anak laki-laki yang selalu penuh energi dan suka bercanda, selalu berhasil membuat Nayla tersenyum di hari-hari mereka di SD. Sementara Nayla, dengan sifatnya yang lembut dan sedikit pemalu, selalu menjadi satu-satunya orang yang bisa memahami Reyhan di balik sikap cerianya. Namun, waktu memisahkan mereka saat masuk SMP. Tanpa disadari, persahabatan yang dulu begitu kuat mulai terkikis oleh jarak dan kesibukan masing-masing. Kini, di SMA, mereka kembali bertemu di kelas yang sama. Namun, banyak hal telah berubah. Reyhan tidak lagi sekadar bocah ceroboh yang selalu tertawa, dan Nayla kini lebih dewasa serta sulit ditebak. Mereka masih ingat kenangan lama, tetapi pertanyaan besar muncul-apakah mereka masih bisa menjadi sahabat seperti dulu, atau justru sesuatu yang baru mulai tumbuh di antara mereka?

More details
WpActionLinkContent Guidelines