45 Days (Ongoing)

45 Days (Ongoing)

  • WpView
    Reads 223
  • WpVote
    Votes 59
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 16, 2018
"Seandainya malam itu tidak pernah terjadi dalam sejarah hidupku, mungkin akan terasa lebih mudah bagiku untuk melepasmu selamanya." ---- "Mungkin aku tidak dapat mengingatmu untuk saat ini tapi aku yakin dengan perasaanku bahwa aku pernah dan selalu mencintai dirimu." ---- Hidup seorang Louise Hill berubah 360 derajat penuh ketika ia diminta merelakan empat puluh lima hari dari hidupnya untuk memainkan sebuah peran palsu di dalam kehidupan seseorang yang jauh dari kata asing. Setelah tujuh tahun hilang kontak, akhirnya takdir pun mempertemukan kedua belah insan dalam situasi yang jauh berbeda dari ekspektasi semua orang. Kira-kira mampukah Louise menjalani tugas empat puluh lima harinya itu dengan selamat tanpa ada luka batin sedikitpun pada akhirnya? Atau justru tugas ini malah membuka kembali kenangan-kenangan lama yang sudah Louise kubur dalam-dalam di lubuk hatinya? Akankah hati Louise mampu menghadapi semua ini? Sanggupkah ia untuk tidak jatuh pada karisma sang mantan pujaan hati untuk sepersekian kalinya? Copyright © 2018 by lucky-lass P.s.Cover is not mine, copyright goes to its respective owner.
All Rights Reserved
#783
friends
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • In the Future Without You
  • Ketukan Takdir
  • 5 Years Later
  • Rama Prananta (Sudah Terbit)
  • Evertales: The Journey Begins
  • Moonlit Floor (Kiss Me)
  • Dokter Hati di Tengah Jaga [MS 2]
  • Dark Shadows
  • My Obedient Girl [Obsession With My Girl]
  • My Darkness Girl[TAMAT]

Matanya terlihat sangat indah, bagai permata yang telah lama hilang. Menyimpan ketertarikan yang menarik perhatian banyak orang. Seluruh dunia seolah membencinya tanpa syarat dan membawanya pada kesepian. Beban itu terlalu berat untuknya, tapi aku tidak bisa berbuat apa-apa. Aku hanya terpaku dalam diam di dekatnya. Tanpa mengeluh sedikit pun ia terus menanggung semuanya sendirian. Menerima seluruh kebencian yang diberikan padanya. Ia terus memamerkan senyumnya yang tidak pernah hilang, tapi perasaannya sendiri sudah hancur. Menyembunyikan betapa sakitnya semua hal yang telah ia lalui selama ini da apa yang akan terjadi setelahnya. Dia telah terluka lebih dalam daripada siapa pun. Beberapa tahun yang telah kuhabiskan dengannya tidak mengubah kenyataan. Semua tindakannya hanyalah kebohongan, dia tidak pernah melihatku sama sekali. Apa yang harus kulakukan untuknya agar ia menyadari bahwa aku selalu ada untuknya? Tanpa tahu apa-apa dan hanya bisa diam. Aku ingin dia tahu bahwa aku ada untuknya. Aku juga ingin bisa melindunginya ... dengan segenap jiwa rapuhku ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines