Pengalaman Pertama

Pengalaman Pertama

  • WpView
    Reads 1,250
  • WpVote
    Votes 51
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Tue, Jan 1, 2019
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Sebagian besar petualangan yg tertuang dalam cerita ini adalah real, benar-benar terjadi. Namun sengaja aku tidak menceritakan secara detail peristiwa-peristiwa yg pernah ku alami selama mendaki karena takut mengandung unsur menjelekkan dan memperburuk nama orang, tempat ataupun suasana pada saat itu. Bacalah cerita ini sambil kamu bayangkan bahwa aku adalah kamu. Agar kamu dapat merasakan sesuatu yg belum pernah kamu rasakan.. . . Gunung tidaklah tinggi untuk didaki. Apalagi bila pendaki melibatkan Hati. Namun Hati, sering sekali tertatih ketika logika enggan tuk mengerti. Ego diri yang terlalu tinggi mampu merusak suasana hati. Suasana hati juga sangat mempengaruhi proses saat mendaki. Apalagi ketika hati sudah terjebak cinta lokasi akibat perjalanan panjang yg sulit dilewati. Proses pendakian mengenalkan dan mengajarkan kepada banyak hal, yaitu perjuangan, pengorbanan dan keikhlasan. Apalagi ketika kematian berada dekat 1 jengkal dari pandangan. Saat itu juga kamu akan sadar bahwa hidup tidak selalu tentang bersenang-senang dan menemukan bahagia. Kenapa bagiku begitu ? Karena ketika puncak / bahagia sudah ku takhlukkan, hypotermia datang menyerang. Lantas apa guna bahagia di dunia jika semua hanyalah fana ?? Kematian itu pasti datangnya..
All Rights Reserved
#38
backpacker
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lembah Arunika
  • Grisella Laurensa
  • Pendakian Malam Satu Suro
  • Nightfall
  • LANGKAH YANG MENGIKAT
  • Let It Fall [Tamat]
  • Mountain i'm in love
  • SINDORO ( PENCARIAN TERAKHIR)  BASED ON TRUE STORY  5 BAB
  • Goresan Seorang Pengembara
  • Romansa Mayor [ TERBIT ]

Dina hanya ingin lari sejenak. Dari rumah. Dari kampus. Dari masa lalu yang tak pernah benar-benar ia tinggalkan. Maka ia mengajak empat temannya-Bagas, Ayu, Raka, dan Tari-untuk mendaki Gunung Mahesara, gunung yang katanya penuh legenda, namun jarang tersentuh wisatawan. Lima remaja dari latar dan budaya berbeda, menyatu dalam perjalanan menuju puncak. Awalnya, ini hanyalah perjalanan tentang alam, peluh, dan keheningan hutan. Namun segalanya berubah ketika mereka menemukan sebuah percabangan jalur: satu jalur resmi, satu lagi tertutup semak dan larangan. Dari sinilah semuanya bermula. Kabut turun. Kompas tak lagi bekerja. Hutan mulai berbicara. Mereka tersesat di tempat yang tak ada dalam logika-Lembah Arunika, dunia tersembunyi yang hanya muncul bagi mereka yang memikul beban tergelap. Di lembah itu, sihir bukan dongeng. Makhluk gaib dari mitologi lokal bukan sekadar cerita rakyat. Mereka nyata. Hidup. Dan menjaga keseimbangan dunia yang mulai retak. Kelima sahabat ini harus menghadapi rintangan demi rintangan-bukan hanya melawan kekuatan jahat yang mengancam lembah, tetapi juga menghadapi sisi tergelap dalam diri mereka masing-masing: kemarahan, penyesalan, ketakutan, dan kesalahan yang tak pernah mereka maafkan. Dalam perjalanan yang penuh luka dan kehilangan, mereka mulai bertanya: Apakah lembah ini benar-benar dunia lain-atau justru cermin dari hati yang terluka dan ingin disembuhkan? Dan di tengah kabut yang tak kunjung sirna, satu pertanyaan terus bergema: Apakah mereka akan menemukan jalan keluar-atau justru menjadi bagian dari lembah itu selamanya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines