Story cover for Angkasa by deviameliaa18
Angkasa
  • WpView
    Leituras 58,988
  • WpVote
    Votos 3,136
  • WpPart
    Capítulos 41
  • WpView
    Leituras 58,988
  • WpVote
    Votos 3,136
  • WpPart
    Capítulos 41
Em andamento, Primeira publicação em dez 01, 2018
"Kasa, Hati kamu sebuta mata kamu ya?" Rea menyeka air mata nya yang turun, memejamkan mata nya seolah enggan menatap laki-laki tunanetra didepan nya.

Kasa tersenyum tipis, beranjak dari kursi panjang ditengah-tengah taman yang mereka duduki. "Gue nggak mau ngomong apa-apa sekarang. Tapi biarlah gue nyimpan alasan kenapa gue nolak lo sendirian aja, lo boleh lihat gue dari segi mana pun. Lo boleh anggap gue orang jahat, gue nggak keberatan sama sekali."

akhir dari percakapan yang membuat Rea harus menahan isak nya itu berakhir ketika Kasa meminta Rea untuk pulang. "Ayo pulang, Gue anter."

Sore itu, Rea tidak bisa berkata apa-apa selain mengangguk dan berjalan mengekori Kasa yang sudah hafal dengan jalanan kompleks dengan indera pendengaran nya yang tajam.

#14+ (Menggunakan kata-kata kasar didalam nya) Mohon yang tidak berkenan, silahkan urungkan niat untuk menyimpan Cerita ini kedalam library dan silahkan pilih cerita yang lebih sopan :) HEHE

karya ini hanya lah cerita fiksi belaka, bila ada kesamaan nama, tempat dan sebagai nya merupakan sebuah ketidaksengajaan. Semoga terhibur :))

#1 in tunanetra- 15/05/19
#26 in Poetry- 26/07/19
#Started: [22/12/2018]
#End: [01/03/2019]
Selamat membaca dan menikmati.
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar Angkasa à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#648indonesiamembaca
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Talvez você também goste
Slide 1 of 9
DENTING  [Revisi] cover
Married With Ketua OSIS [COMPLETED] cover
Semu [Completed] cover
Gone(✔)🔚 cover
CARAPHERNELIA  cover
C A R A T - J . Wonwoo cover
[END] Blind Rainbow cover
Absquatulate [Sudah Terbit] cover
Cinta Alazka di Paskibra cover

DENTING [Revisi]

16 capítulos Concluída

Kebersamaan dapat membuka celah dihati seiring berjalannya waktu. Berada disampingmu itu sebuah kenyamanan bagiku. Kamu yang selalu sabar, kamu yang menantiku, kamu yang bertahan disaat aku juga sedang bertahan untuk orang lain. Hingga orang yang aku perjuangkan ternyata mengecewakan. Tapi aku sadar, betapa hati ini kosong. Kau pergi membawa hatiku tanpa membawa diriku. Hatiku dibawa olehmu, aku tak dapat merasakan apapun selain kehangatan jiwamu. Namun, kamu pergi tanpa sempat memberi hatimu, Juga kau biarkan hatiku terkurung disana. Aku jatuh hati padamu. Sedangkan kamu terlalu mudah menjatuhkan hatiku. Kamu melupakanku, menjauhiku. Dan aku hanya bisa diam, menyadari semuanya berjalan menjauh tanpa bisa berbuat apa-apa. Karena ku rasa ini sudah sepantasnya aku dapatkan, mengingat dulu aku-lah yang lebih banyak menyakitimu. Dan itu seperti bomerang, kembali menyerang balik diriku. Aku tak dapat mencegahmu pergi. Dan kamu, diam-diam menjemput perempuan masa lalumu. Namun, aku terlalu bodoh untuk mengetahui perasaan orang macam kamu. Yang aku tahu, cinta itu mudah. Dan ternyata aku salah. Bahkan, aku salah telah memilih orang. ----- Note: Hargai tulisan karena menulis butuh pemikiran, waktu, dan imajinasi yang tak semudah saat membacanya saja. Dan lapor ya, kalo kalian menemukan cerita yang sama seperti ini, makasih ☺