Story cover for Angkasa by deviameliaa18
Angkasa
  • WpView
    Reads 58,986
  • WpVote
    Votes 3,136
  • WpPart
    Parts 41
  • WpView
    Reads 58,986
  • WpVote
    Votes 3,136
  • WpPart
    Parts 41
Ongoing, First published Dec 01, 2018
"Kasa, Hati kamu sebuta mata kamu ya?" Rea menyeka air mata nya yang turun, memejamkan mata nya seolah enggan menatap laki-laki tunanetra didepan nya.

Kasa tersenyum tipis, beranjak dari kursi panjang ditengah-tengah taman yang mereka duduki. "Gue nggak mau ngomong apa-apa sekarang. Tapi biarlah gue nyimpan alasan kenapa gue nolak lo sendirian aja, lo boleh lihat gue dari segi mana pun. Lo boleh anggap gue orang jahat, gue nggak keberatan sama sekali."

akhir dari percakapan yang membuat Rea harus menahan isak nya itu berakhir ketika Kasa meminta Rea untuk pulang. "Ayo pulang, Gue anter."

Sore itu, Rea tidak bisa berkata apa-apa selain mengangguk dan berjalan mengekori Kasa yang sudah hafal dengan jalanan kompleks dengan indera pendengaran nya yang tajam.

#14+ (Menggunakan kata-kata kasar didalam nya) Mohon yang tidak berkenan, silahkan urungkan niat untuk menyimpan Cerita ini kedalam library dan silahkan pilih cerita yang lebih sopan :) HEHE

karya ini hanya lah cerita fiksi belaka, bila ada kesamaan nama, tempat dan sebagai nya merupakan sebuah ketidaksengajaan. Semoga terhibur :))

#1 in tunanetra- 15/05/19
#26 in Poetry- 26/07/19
#Started: [22/12/2018]
#End: [01/03/2019]
Selamat membaca dan menikmati.
All Rights Reserved
Sign up to add Angkasa to your library and receive updates
or
#69angkasa
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Semu [Completed] cover
CARAPHERNELIA  cover
The Cool & Possesive Kakel cover
Married With Ketua OSIS [COMPLETED] cover
Astronomi cover
When You Come cover
First Love And Last Love(✔)🔚 cover
𝐂𝐡𝐨𝐨𝐬𝐞 𝐖𝐡𝐨? [𝐄𝐍𝐃✓] "ˢᵉᵃˢᵒⁿ ³" cover
Arka it's Mine! [Pindah ke Dreame] cover

Semu [Completed]

43 parts Complete

"Ck. Kenapa sih setiap ketemu, selalu dalam kondisi memprihatinkan?" Suara itu, cukup membuatku mendongak memperhatikan seorang pemuda yang berdiri tepat dibawah sinar rembulan, jatuh membayanginya. Meski temaram aku masih dibuat takjub melihat senyum tipisnya. Malaikat Izrail.. Takjub atau takut? Ia berjongkok, sejajar dengan wajahku. Pemuda itu tersenyum lembut menatapku dengan mata hitam teduhnya. Tampak tak biasa ketika senyumnya semakin menguras energi di tubuhku seolah menyatakan bahwa nyawaku memang akan habis malam itu juga. Dibawah tatapannya. "Selalu aja cengeng. Pinjem Hp lo bentar, minta sms!" Dia berucap santai sambil menengadahkan tangannya. Aku menatapnya bingung, dia kesini hanya untuk meminta sms? ________ Dia membuatku mengerti apa arti rasa dan apa arti tinggal. kisah yang dia buat untuk ku mengerti, kedua rasa itu bisa dikendali tetapi tidak selalu dimiliki. dunia, kehidupan, binatang, tumbuhan bahkan manusia sifatnya Semu. Apa yang harus kulakukan ketika aku mengetahui segalanya? Menjauh atau tetap merengkuh? walau segalanya berakhir semu, 'Rasa' itu tetap akan membekas bukan? percayalah aku mencintaimu, namun aku tidak pernah mengatakannya. Amazing cover by : @rcover_ed ******* cerita pertama, semoga suka😊*******