Angkasa
  • WpView
    Bacaan 59,177
  • WpVote
    Undian 3,137
  • WpPart
    Bahagian 41
WpMetadataReadSedang Ditulis
WpMetadataNoticeTerakhir diterbitkan Rab, Jun 5, 2019
"Kasa, Hati kamu sebuta mata kamu ya?" Rea menyeka air mata nya yang turun, memejamkan mata nya seolah enggan menatap laki-laki tunanetra didepan nya. Kasa tersenyum tipis, beranjak dari kursi panjang ditengah-tengah taman yang mereka duduki. "Gue nggak mau ngomong apa-apa sekarang. Tapi biarlah gue nyimpan alasan kenapa gue nolak lo sendirian aja, lo boleh lihat gue dari segi mana pun. Lo boleh anggap gue orang jahat, gue nggak keberatan sama sekali." akhir dari percakapan yang membuat Rea harus menahan isak nya itu berakhir ketika Kasa meminta Rea untuk pulang. "Ayo pulang, Gue anter." Sore itu, Rea tidak bisa berkata apa-apa selain mengangguk dan berjalan mengekori Kasa yang sudah hafal dengan jalanan kompleks dengan indera pendengaran nya yang tajam. #14+ (Menggunakan kata-kata kasar didalam nya) Mohon yang tidak berkenan, silahkan urungkan niat untuk menyimpan Cerita ini kedalam library dan silahkan pilih cerita yang lebih sopan :) HEHE karya ini hanya lah cerita fiksi belaka, bila ada kesamaan nama, tempat dan sebagai nya merupakan sebuah ketidaksengajaan. Semoga terhibur :)) #1 in tunanetra- 15/05/19 #26 in Poetry- 26/07/19 #Started: [22/12/2018] #End: [01/03/2019] Selamat membaca dan menikmati.
Hak Cipta Terpelihara
#28
tunanetra
WpChevronRight
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
Illustration

You may also like

  • Rude Beautiful Girl [Sudah Terbit]
  • Arka it's Mine! [Pindah ke Dreame]
  • When You Come
  • First Love And Last Love(✔)🔚
  • 𝐂𝐡𝐨𝐨𝐬𝐞 𝐖𝐡𝐨? [𝐄𝐍𝐃✓] "ˢᵉᵃˢᵒⁿ ³"
  • [END] Blind Rainbow
  • DENTING  [Revisi]
  • Married With Ketua OSIS [COMPLETED]
  • Astronomi
  • Absquatulate [Sudah Terbit]

Diandra Putri, wanita dingin dengan pahatan sempurna di wajahnya. Dia tidak akan segan untuk melayangkan tinjuan pada siapa saja yang mengganggu ketenangannya. Banyak yang menyatakan cinta pada Diandra, tapi selalu berujung dengan penolakan disertai kalimat kejam dari bibir mungil wanita itu. Hingga satu makhluk menyebalkan datang dan selalu mengusik ketentramannya. Alexandro Wijaya, si biang kerok yang punya sejuta cara untuk meluluhkan hati wanita. Wajah tampannya tak jarang membuat kaum hawa dengan berani mengungkapkan perasaannya. Alex menerimanya, untuk sekedar bermain-main. Sampai ia bertemu wanita kasar yang sifatnya begitu dingin. Untuk pertama kali dalam hidupnya, dia setuju bahwa ada wanita cantik di muka bumi ini. "Apaan?! Lo masih mau nyelakain gue?!" sungut Alex sambil terus mengipas matanya dengan tangannya yang besar. "Kenapa lo selalu ganggu gue?" Nada bicara Diandra begitu rendah dan dingin. Bagaimana perjuangan Si Biang Kerok mengejar cintanya, Putri Es? Highest rank: #3 in 'puisi' at 201018 #1 in 'teenfiction' at 281218 #3 in 'cinta' at 281218 #4 in 'love' at 281218 #1 in 'percintaan' at 281218 *** Cerita ini pure bin murni hasil imajinasi dan renungan keras author. Mohon dihargai dengan cara terbaik versi kalian.

Maklumat lanjut
WpActionLinkGaris Panduan Isi