Langit dan Angkasa

Langit dan Angkasa

  • WpView
    Reads 5,221
  • WpVote
    Votes 439
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 2, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Angkasa Bima Yunatha, cowok bertubuh tinggi bak tiang jemuran. Wajahnya rupawan, namun sayang, sifatnya tak serupawan parasnya. Ia berandal, kejam menjurus ke slenge'an. Seorang gitaris dan juga kapten basket di sekolahnya. Sedangkan, Langit Angkara Yonatha, adalah sosok cowok yang santun. Tapi kedudukannya sebagai ketua rohis kerap tidak sesuai dengan perkataannya. Langit itu tampan, tapi ucapannya mematikan. Dan untuk informasi lebih lanjut, mereka itu bersaudara. Arthia Biru Anjani, cewek cabe yang selalu ngintilin Angkasa kemana-mana. Tapi kadang-kadang ngintilin Langit juga sih. Dalam kasusnya, Biru terkadang suka menelin siapa saja. Mau guru, pak polisi, tukang parkir, atau siapalah. Karena mottonya, yang mana tampan, hantam. Terkadang gue mikir, mereka yang menyiksa kadang lebih tersiksa. Karena itu gue milih diem. Biar mereka lega dengan apa yang mereka rasa- Biru Gue rasa gue harus bacain lo ayat kursi. Biar jin yang ada di tubuh lo pada pergi. Najis mughalladzah dideketin cabe tiap hari- Langit Lo bawa rokok? Minta sini. Hah? Apa? Gue ga ngerokok. Rokok lo mau gue jual. Lumayan buat beli ciki lidi-lidian- Angkasa Salam sejuta cogan Safitrisw
All Rights Reserved
#35
cabe
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GRAVARENZO
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Transmigrasi Ziora
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Tsundere Maniak Susu
  • The Time
  • GHAIKA (REVISI)
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • I'm Not Just a Figuran

[FOLLOW SEBELUM MEMBACA] Gravarenzo Kairos Ferdezeus. Meski berwajah datar pemuda tampan yang menjabat sebagai Ketua geng DrakeZeus itu memiliki pembawaan yang tenang. Namun justru ketenangan itulah yang menjadi sumber ketakutan terbesar bagi banyak orang, membuat siapa pun berpikir dua kali untuk berani mengusiknya. Tapi tidak bagi perempuan yang satu ini. Alih-alih gentar untuk mendekat, ia justru menerobos. Meski sadar bahwa perasaan cintanya kerap berakhir dengan penolakan, ia tak pernah memilih untuk menyerah. Hingga akhirnya, sebuah kesempatan hadir, membuka awal baru yang tak pernah disangka oleh keduanya....

More details
WpActionLinkContent Guidelines