Diary Luisa

Diary Luisa

  • WpView
    Reads 24
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 3, 2018
WpInfo
Non-Fiction
Luisa seorang gadis pecinta Rembulan, bagi Luisa Rembulan adalah teman yang selalu ada di saat senang maupun sedih. Rembulan dapat menenangkan hatinya dikala Luisa sedih. Dan ikut tersenyum dikala Luisa senang. Luisa adalah gadis yang sederhana, walaupun Luisa hidup dikelilingi okeh segelimang harta. Luisa tidak pernah bahagia, karena Luisa tidak pernah mengharapkan banyak harta. Luisa hanya ingin mendapatkan kasih sayang dari kedua orang tuanya. Namun, orangtua Luisa tidak dapat mengabulkan keinginan Luisa yang sangat sederhana itu. Orang tua Luisa sangat sibuk, sehingga tidak dapat membagi waktunya sedetik pun untuk Luisa. Mungkin orangtua Luisa berpikir kalau Luisa sudah bahagia, karena semua kebutuhan Luisa atau lebih tepatnya semua harta yang didapatkannya sudah membuat Luisa bahagia, tanpa kehadiran mereka. Tepat suatu hari, keluarga Luisa mengalami kesulitan yang sangat berat. Dan Luisa menjadi sangat tertekan, dan disitulah semua rahasia yang sudah di tutup rapat oleh kedua orangtua Luisa terbuka. Membuat keadaan Luisa drop dan otak Luisa buntu seketika. Disanalah Luisa yang berbeda nampak dengan jelas. Luisa Rapuh dan Terluka bukan Luisa yang ceria, Luisa yang selalu tersenyum, Luisa yang seakan-akan tidak punya masalah, Luisa yang selaku bisa membuat semua orang terhibur dengan tingkah konyolnya hilang entah kemana. "Tentang jiwa yang terluka"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Home ✔ (KARYAKARSA)
  • Sudut Luka Nazea
  • KEPERGIAN SENJA
  • Anak Angkat & Keluarga Posesif
  • sepi
  • Aluka (Proses Penerbitan)
  • VIA-AMARA

Terbangun di ranjang yang sama membuat Wisnu dan Wina terjebak di sebuah hubungan rumit. Hubungan yang membuat mereka saling terikat tanpa bisa terlepas meskipun Wina ingin. Wina perempuan yang begitu keras memaknai hidup harus terjebak dengan Wisnu, atasannya yang begitu suka menabur harapan dengan para perempuan. "Bapak nggak usah kesini lagi." "Tapi dia juga butuh saya, Wina. Jangan jadi perempuan egois." Ucap Wisnu dengan tatapan tertuju ke arah perut Wina yang sudah membesar. Wina yang terbiasa mandiri dalam hidup harus terus berada di jangkauan Wisnu untuk keselamatan calon buah hatinya. Belum sampai di sana saja, Wina harus di cap sebagai perempuan murahan karena hamil di luar nikah. "Jangan nangis Wina." Wisnu mengusap pipi Wina yang sudah berubah mengembang. "Tindakan kita yang salah tapi dia nggak salah." Sejak detik itu juga Wina sadar bahwa anaknya tidak bersalah disini, dan sebagai Ibu, Wina ingin melindungi calon buah hatinya. Sedangkan Wisnu menemukan rumah yang seutuhnya. Rumah yang menyambut dirinya dengan senang hati, rumah yang selalu menjadi pendukungnya seberapa buruknya ia di luar sana. **** Prolognya sedikit saja, lanjut besok. Ini kisah Wisnu dan Wina dari cerita Love is not Perfect

More details
WpActionLinkContent Guidelines