AKSAL

AKSAL

  • WpView
    Membaca 172
  • WpVote
    Vote 19
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Mar 17, 2019
Kamu awalnya sedingin embun pagi, dan entah mengapa wajahmu bersinar seperti mentari dibenakku... Seperti bulan yang menerangi dan mewarnai malam saat mentari pergi, aku harap ada sesosok bulan yang akan menerangi dan mewarnai hidupku setelah kau pergi. Mungkin bulan itu tidak bisa sehangat dan tak seindah dirimu, tapi setidaknya dia bisa menemani malamku yang sunyi... Kamu dan aku tidak pergi tapi raga kita yang terpisah jauh. Entah bagaimana caraku untuk bertemu dengan mentariku lagi. Meskipun itu sangat mustahil rasanya... Aku harap... kita akan tetap saling mencintai meski aku harus menghabiskan sisa hidupku disini tanpa dirimu, tanpa senyumanmu itu, tanpa lelucon dan gombalan recehmu, tanpa lesung pipimu yang menggemaskan, dan tanpa motor berwarna hitam yang selalu mengantarku berkeliling melihat saat sang purnama menerpa indahnya Kota Bandung. Ya... Kota Bandung tempat bertemu dan berpisahnya 1000 pasang mata yang jatuh cinta. Aku harap kita bisa bertemu lagi meski hanya sedetik. -Aura
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#363
cintasegitiga
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  • YOU
  • My Heart
  • LED ASTRAY
  • MY LOVE STORY
  • Sekali Lagi (End)
  • I Hope...

Saat rumah tak lagi terasa aman, justru seseorang yang tak pernah benar-benar kita miliki bisa jadi tempat pulang paling hangat. Masih Ada Kamu di Setiap Luka. Mengisahkan Nadira dan Arka-dua jiwa yang bertemu di masa sekolah, saling menemukan kenyamanan di tengah luka yang tak selalu terlihat. Di balik tawa yang disembunyikan dan keluarga yang mulai retak, Arka hadir tanpa banyak janji, tapi justru menjadi tenang yang selalu Nadira cari. Namun, tidak semua cinta ditakdirkan untuk tinggal. Ada yang cukup datang sebentar, lalu pergi, meninggalkan bekas yang justru membuat kita tumbuh. Ini bukan sekadar kisah cinta pertama atau patah hati. Ini adalah cerita tentang bertahan. Tentang mengikhlaskan tanpa membenci. Tentang memilih bahagia, meski dengan luka yang masih menetap. Untuk siapa pun yang pernah mencintai diam-diam, kehilangan tanpa sempat memiliki, dan belajar bahagia dengan cara yang baru-kisah ini untukmu.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan