Im Not Fine

Im Not Fine

  • WpView
    Reads 957
  • WpVote
    Votes 116
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 19, 2019
"Ken, kalo dikasih pilihan lo bakal perjuangin hidup atau nyerah sama hidup? Sedangkan, hidup lo itu gak mau diperjuangin sama lo." Kallya bertanya tanpa menatap cowok di sampingnya. "Gue bakal tetep perjuangin." "Walaupun banyak luka yang lo dapet gara gara perjuangin hidup lo itu?" Keanno menganggup mantap. "Walaupun lo harus mikul beban yang begitu berat demi perjuangin hidup lo?" Cowok bernetra coklat itu mengangguk. "Kenapa?" Kini Kallya beralih menatap Keanno. "Karena hidup itu milik gue. Dan gue harus perjuangin apa yang jadi milik gue." Kallya tersenyum kecil. "Tapi kenapa rasanya hidup orang lain mudah banget. Sedangkan hidup gue rumit banget." "Semua orang itu punya lukanya masing masing. Cuma ada dua kemungkinan. Orang di sekitar mereka yang terlalu bodoh untuk menyadari luka orang di sekitar mereka, atau memang orang itu terlalu sempurna menutupi lukanya." Keanno tersenyum ke arah Kallya yang juga tengah tersenyum kepadanya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • It HURTS
  • CLOSER
  • Gavin untuk Givea (Hiatus)
  • ALKASA✔
  • RINDU DI PENGHUJUNG SENJA
  • STORY KEISHA (TAMAT)
  • Imperfection : Trapped With Troublemakers✓ [Republish+Remake]
  • Because ILY [Completed]
  • Elegi Rasa : Pergi
It HURTS

Teman-teman bilang, kisah cinta gue itu pasaran. Naksir tapi cuma bisa memendam (kalo lo bilang gue pengecut, itu artinya bukan hanya gue aja yang lo judge tapi juga jutaan cewek yang naksir diam-diam). Sebenarnya sih itu udah kelewat lumrah. Yang langka terjadi di realita adalah.... punya sahabat berbeda jenis (cowok cewek maksudnya) dan parahnya lo naksir dia! Yupss. Itu yang sedang gue alami. Percayalah, rasanya berjuta kali lebih nggak enak dibanding lo naksir cowok terkeren di sekolah. Seakan ada sesuatu yang salah dan nggak pada tempatnya. Wajar sih, karena memang nggak seharusnya ada rasa "cinta" di tengah persahabatan. Tapi mau gimana lagi? Beruntung buat gue kalo perasaan itu melekat di kedua pihak. Nah, kalo nggak? Kan sakit. *** Peniu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines