Our Stories [COMPLETED]

Our Stories [COMPLETED]

  • WpView
    LETTURE 6,956
  • WpVote
    Voti 797
  • WpPart
    Parti 64
WpMetadataReadCompleta mer, ott 7, 2020
WpInfo
SAGGISTICA
Demi kebaikan bersama, maka beberapa nama pemeran disamarkan. Cerita ini mengandung unsur kegabutan yang haqiqi, di mohon bagi gabut pemula jangan menjudge ceritanya karena sudah saya katakan cerita ini mengandung KEHUMORAN yang GABUT. Jangan lupa tinggalkan jejak yaa kawan:) Cuma untuk hiburan semata. Kalau terhibur Alhamdulillah, kalau nggak ya sudah:v Jangan lupa baca sequel Our Stories berjudul "Alkisah di SMA" (completed) IG : @geminiestark Kalau suka boleh follow, IG boleh WP pun boleh. Dua-duanya juga boleh😊 #1 in Our Stories #2 in IPA 1
Tutti i diritti riservati
#30
classmates
WpChevronRight
Entra a far parte della piΓΉ grande comunitΓ  di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora piΓΉ parte della comunitΓ .
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Cheerful Girl [ENDING]
  • Because I'm Stupid (End)
  • Ily3000 [COMPLETEDπŸ¦‹]
  • Rahasia Dibalik Seragam
  • Daniel
  • Cool Boy & Gadis Halu
  • ππ‹π€π˜ π†πˆπ‘π‹ πŠπ€π‹π„π€
  • GRIZLEN {On Going}
  • GOOD GIRL AND BAD GIRL

[UDAH ENDING] PART-NYA BANYAK, TAROH AJA DI READING LIST KALIAN PROLOG Alya menghampiri keluarganya yang sudah duduk manis untuk melakukan makan malam. Disana ada mama, papa, serta kakak laki-lakinya. Makan malam sudah terlaksana. Alya pun memberanikan diri memberi selembar surat pada mamanya. "Surat apa ini?" semua mata tertuju pada selembar surat itu. Mamanya pun membacanya dengan seksama. "Surat peringatan?!" tanya mama dengan nada meninggi "Hm" jawab Alya seadanya. Papa dan kakaknya hanya terdiam. "Kamu abis ngapain di sekolah sampe dikasih surat peringatan?" "Cuma bolos pas pelajaran ke kantin. Terus ketauan guru BK ma" ucapnya sedikit takut namun ini adalah hal yang biasa Alya lakukan ketika membolos. Saking seringnya sampai ia diberi surat peringatan. "Astaga. Cuma?! " mamanya masih tak abis pikir dengan anak perempuannya yang satu ini. "Gak papa. Masa SMA gak boleh terlalu polos. Nakal, yang penting masih pintar" papanya berusaha membela Alya. "Papa ini apaan sih? Alya itu perempuan " mamanya masih berargumen. Kakaknya tak menghiraukan adiknya yang sedang diserang. "Tau, tapi apa perempuan gak boleh nakal dan menikmati masa SMA? Alya itu keturunan papa nakalnya. Kalo Bang Rio tuh kaya mama yang kutu buku" Alya terkekeh mendengar pernyataan papanya. "Sip pah. Aku kan cerdas. Senakal apa pun pasti bakal pinter walaupun gak belajar " Alya menunjukan deretan giginya. Kakaknya pun kini berbicara "Awas aja kalo lo ketauan belajar!!" "Oke siapa takut. Abang itu pinter bukan cerdas kaya aku" belanya sendiri. "Apaan sih, bang kamu gak boleh bilang gitu sama adek. Kamu juga dek, kamu harus tetep belajar" mama menengahi adu mulut mereka. Semenjak itu lah Alya semakin menjadi jadi dalam menikmati masa remajanya. Hanya sekedar nakal sebagai siswa. Tak lebih dari itu. Baca kisah selanjutnya!!

PiΓΉ dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti