If You KNOW

If You KNOW

  • WpView
    LETTURE 51
  • WpVote
    Voti 6
  • WpPart
    Parti 2
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione lun, dic 3, 2018
Ada berbagai kisah cinta yang kita kenal.. Seperti kisah Nabi Muhammad dengan para istrinya, kisah Romeo dan Juliet, Cinderella dan pangerannya, hingga kisah Dilan dan Milea-nya yang kini sedang naik daun. Dan... Inilah kisahku... Tentang aku yang setia merapalkan namamu dalam sujudku Tentang kamu yang gak peka sama setiap kode ku Serius, kamu tuh lebih sulit daripada rumus kimia yang bikin mumet otak Lebih batu dibanding Rocky, batu peliharaannya Patrick Kayanya aku tuh harus nulis di jidat, 'look at me, please.' Biar kamu ngeh kalo aku tuh ada. . . -"Aku di sini Ga, menunggumu berbalik dan melihatku. Meski itu sama saja seperti berharap gajah bertelur. But I'll do it, Arga. Aku hanya bisa berharap, If you know, Ga."- Risa Apriliani.
Tutti i diritti riservati
#281
islamic
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • You're Here, But Not For Me
  • Your Beautiful Eyes (END)
  • FRIENDzone (Completed)
  • [END] Blind Rainbow
  • Ruang Rasa
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • ESPERANZA [Completed]
  • Dia Kahfa (Revisi)
  • Limerence
  • [SB I] Terperangkap Dalam Tanya [COMPLETED]

Katanya, tatapan bisa bohong. Tapi kenapa setiap kali mataku dan matanya bertemu, jantungku selalu membocorkan semuanya? Aku yang diam-diam menyimpan perasaan, dan dia... entah menyembunyikannya, atau memang belum menyadarinya. Kadang aku berharap dia gak lihat. Tapi kadang juga kecewa waktu dia beneran gak lihat. Lucu ya? Dan aku? Aku tetap di sini. Setiap kali aku melihatnya, aku hanya bisa menatap dari kejauhan, menyembunyikan perasaan yang tak pernah terucap. Aku takut, jika aku mengungkapkannya, semuanya akan berubah. Jadi, aku memilih diam, menikmati setiap momen kecil yang bisa aku curi bersamanya. Aku sering bertanya-tanya, apakah dia pernah merasakan hal yang sama? Namun, aku terlalu takut untuk mencari tahu jawabannya. Karena jika ternyata tidak, aku harus siap menerima kenyataan yang menyakitkan. Aku tahu, ini bukan cinta yang sehat. Tapi bagaimana aku bisa berhenti mencintainya, jika setiap detik aku hanya memikirkannya? Aku mencoba untuk menjauh, untuk melupakan perasaan ini. Namun, semakin aku mencoba, semakin aku terjebak dalam perasaan yang sama. Seolah-olah hatiku menolak untuk melepaskan. Aku membayangkan bagaimana rasanya jika dia tahu perasaanku. Apakah dia akan menjauh, atau justru mendekat? Namun, semua itu hanya ada dalam pikiranku. Aku menulis tentangnya, tentang perasaanku yang tak pernah sampai. Menulis menjadi pelarianku, satu-satunya cara untuk menyalurkan perasaan ini. Karena aku tahu, aku tak akan pernah bisa mengatakannya langsung padanya. Aku hanya bisa diam dan menahan semuanya sendiri. Tapi mungkin, inilah caraku mencintai. Dalam diam, tanpa harapan, tapi penuh ketulusan. Aku tahu, mencintai dalam diam adalah pilihan yang menyakitkan. Tapi aku juga tahu, ini adalah satu-satunya cara agar aku tetap bisa berada di dekatnya. Meskipun hanya sebagai teman, aku sudah cukup bahagia. Karena setidaknya, aku masih bisa melihat senyumnya setiap hari.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti