Baper Ideologis

Baper Ideologis

  • WpView
    LECTURAS 9
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, dic 2, 2018
WpInfo
Poesía
Buncahan rindu Menggebu di dada Tetesan bening Jatuh di pipi Adrenalin menjalar Di sekujur tubuh Ingin rasanya berkumpul Bersama para jundullah Petinggi kalimatullah Pejuang Syariah dan Khilafah Penyongsong peradaban mulia Agar kafir munafik menciut nyali Al-Liwa Ar-Royah Berkepak-kepak Bak burung elang perkasa Dengan sorot mata tajamnya Menghunus jiwa-jiwa durjana Penuh keculasan Derap kaki-kaki kokoh tertancap Menggetarkan jantung Ibukota Tangan-tangan tangguh Menjunjung tinggi panji Rasulullah Takbir lantang menggema di angkasa Memecah atmosfer kejumudan Beda suku Beda ras Beda harokah Disatukan oleh aqidah Demi persatuan One Ummah Walau diri jauh berpijak Ku bangga, iri dan bahagia Atas persatuan yang lama dirindukan Atas jiwa yang tak mampu melangkah Atas pergerakan Imani billah Jangan pernah surut walau selangkah Kebangkitan mulia kini di depan mata Menyongsong fajar kemenangan Bersama dalam barisan ukhuwah Menuju Khilafah 'ala Minhaj Nubuwwah Makassar, 212 2018
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Seluruh Nafas Ini (Tamat)
  • JUst foR YoU ❤️
  • Bulan Berkisah [SUDAH TERBIT]
  • Lelaki Berdada (Ketika Cinta Tak Direstui Tuhan)
  • I WONT GIVE UP
  • CINTA TERLARANG CINTA TERINDAH
  • "ARGON" Untukmu Bidadari Hatiku

Lihatlah luka ini yang sakitnya abadi Yang terbalut hangatnya bekas pelukmu Aku tak akan lupa tak akan pernah bisa Tentang apa yang harus memisahkan kita Di saat ku tertatih tanpa kau di sini Kau tetap ku nanti demi keyakinan ini Jika memang dirimulah tulang rusukku Kau akan kembali pada tubuh ini Ku akan tua dan mati dalam pelukmu Untukmu seluruh nafas ini Kita telah lewati rasa yang pernah mati Bukan hal baru bila kau tinggalkan aku Tanpa kita mencari jalan untuk kembali Takdir cinta yang menuntunmu kembali padaku Di saat ku tertatih tanpa kau di sini Kau tetap ku nanti demi keyakinan ini Jika memang kau terlahir hanya untukku Bawalah hatiku dan lekas kembali Ku nikmati rindu yang datang membunuhku Untukmu seluruh nafas ini Dan ini yang terakhir (aku menyakitimu) Ini yang terakhir (aku meninggalkanmu) Tak kan ku sia-siakan hidupmu lagi Ini yang terakhir, dan ini yang terakhir Tak kan ku sia-siakan hidupmu lagi Jika memang dirimulah tulang rusukku (terlahir untukku) Kau akan kembali pada tubuh ini (bawa hatiku kembali) Ku akan tua dan mati dalam pelukmu Untukmu seluruh nafas ini ®Tamat 27 agustus 2017 Jika memang kau terlahir hanya untukku Bawalah hatiku dan lekas kembali Ku nikmati rindu yang datang membunuhku Untukmu seluruh nafas ini Untukmu seluruh nafas ini Untukmu seluruh nafas ini

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido