to be happy family

to be happy family

  • WpView
    LECTURAS 3,352
  • WpVote
    Votos 220
  • WpPart
    Partes 11
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, abr 25, 2020
Keluarga itu tempat pulang paling hangat dan nyaman. Tapi dalam keluarga tidak melulu berisi cerita - cerita manis dari seluruh anggota keluarga. Cerita pahit, asam juga dilalui, tapi keyakinan bahwa keluarga dapat menyelesaikan semua permasalahan yang ada.
Todos los derechos reservados
#176
kristal
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • KARAFERNELIA
  • APT (BOYNEXTDOOR Fanfiction Local)
  • New Members At Home [ End ]
  • BROTHER FROM HEAVEN
  • Abiyaksa Fam's || END
  • Afeksi Garis Tangan | Selesai
  • brother [END]

Cerita ini menggambarkan perjalanan emosional Bryan dan Alesha serta dampaknya pada anak-anak mereka, menggambarkan kebahagiaan di tengah kesedihan dan harapan untuk masa depan. .... Raka berdiri di tengah kamar, wajahnya merah dan napasnya memburu. "Lu mending keluar dari kamar gue sekarang juga! Lu cuma ganggu gue, tau nggak? Bicara yang penting-penting aja, jangan cuman bikin ribut!" ujarnya dengan emosi memuncak. Bian, yang sudah lelah dengan suasana tegang, menjawab dengan nada kesal, "Biasa aja napa sih? Iya, iya, gue keluar. Gue nggak akan ganggu lo lagi." Dengan geram, Bian membuka pintu dengan keras dan menutupnya sampai bergetar. Kamar itu kini hening. Raka berdiri diam, meresapi kesunyian yang menggigit. Di sudut kamar, dia membiarkan air mata menetes perlahan, wajahnya tersembunyi di balik tangan. Dalam isak tangisnya, dia berbisik, "Gue nggak benci, gue cuma kangen. Gue pengen banget ngerasain pelukan dari sosok ayah, tapi dia udah punya keluarga sendiri, jadi gue nggak bisa ganggu dia." Raka merasa frustasi dan terpuruk, merasakan setiap detik beratnya kepergian dan kekosongan yang ditinggalkan. Seperti jejak langkah yang meninggalkan bekas, kenangan itu terus menghantui dan menyisakan luka dalam hati.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido