Lady : Sigaruning Nyowo (On Going)

Lady : Sigaruning Nyowo (On Going)

  • WpView
    Reads 730
  • WpVote
    Votes 74
  • WpPart
    Parts 29
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 22, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Aku, tidak meminta lahir di keluarga seperti ini. Keluarga yang waktunya habis, untuk jamuan makan, berbincang, dan membahas masalah kenegaraan, di negeri orang. Kenapa aku tidak menjadi anak seorang petani saja? Kurasa, itu lebih baik. Mbok Yah bilang, mangan ora mangan asal kumpul. Aku kangen rumah. Aku kangen Kak Billy. Sendirian membuatku berlatih lebih baik, dalam menghadapi hidup. Aku mampu menghasilkan uang sendiri, sejak duduk di sekolah menengah atas. Itu membuatku percaya diri menghadapi dunia. Namun, ketika kenyataan dan waktu, beririsan lalu menghimpitku di dalamnya. Ternyata, aku tidak mampu berbuat apa-apa. "Non, ketika menjadi seorang istri, maka kita telah manut sepenuhnya kepada suami. Suwargo manut, Neroko katut. Karena istri itu Siraguning Nyowo-nya suami." Entah kenapa, ucapan Mbok Yah yang hampir tidak kumengerti itu, malah menyejukkan hatiku. Hati yang kupikir sudah tidak mampu lagi merasakan sakit. Karena, sudah terlalu banyak kekecewaan yang kurasakan. Sedangkan pria itu, aku tidak menyukainya sejak pertama berjumpa. Sama halnya malam ini, terlebih setelah mendengar kata-katanya, tadi sore. Aku membencinya. Sangat.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BYE, MANTAN! (TAMAT)
  • Istri Cadangan
  • Istri Sah Ikky [B×B]
  • Pengantin Bayangan (SELESAI)
  • Halycon
  • BAD
  • °メDipaksa Kawinメ° [SELESAI]~
  • PITALOKA | Sekala Ruang Renjana
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • REGATHAN [END]

Suamiku tidak mencintaiku, saudari seayah beda ibuku ternyata seekor ular beracun, dan hidupku tidak baik-baik saja. Bahkan suami antagonis dalam sinetron murahan pun jauh lebih baik daripada suamiku yang membuatku sakit, sekarat, lalu mati. Benar-benar kurang ajar! Barangkali semesta menaruh simpati terhadapku hingga memberiku kesempatan kedua. Aku kembali ke masa sebelum terjerat pernikahan konyol dengan mertua yang sifatnya mengalahkan ibu tiri dalam serial picisan. Mengejar cinta suamiku? Humph! Mimpi! Aku tidak peduli dengan keluarga maupun suamiku. Kuputuskan meninggalkan mereka, menyepi ke pinggiran kota, dan membangun kehidupan baru yang ideal bagi orang sepertiku. Namun, memang dasar setan! Mereka masih saja mengganggu dan berharap aku akan bersedia mengorbankan kebahagiaanku demi sesuap kasih sayang semu! Sialan! Jambu! Beri aku ibu peri! Sekarang! "Mau jadi menantuku, Sayang?" Tetanggaku, seorang nenek mencurigakan yang mungkin saja penyihir, menawarkan cucunya kepadaku. Memangnya apa yang bisa kulakukan? Tentu saja menerima pernikahan tersebut! Dengan begitu mantan suami dan mantan keluarga yang berengsek itu takkan bisa menyentuhku. Jenius! "Sayang, yuhuuuuu! Aku datang!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines