DEWI AYU

DEWI AYU

  • WpView
    Membaca 82
  • WpVote
    Vote 4
  • WpPart
    Bab 6
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Mar 8, 2023
Bertahan di antara orang-orang yang suka menggunjing adalah hal terberat yang harus dilakukan bagi seorang Dewi Ayu. Apalagi penyebab dari gunjingan itu adalah ayahnya sendiri. Ingin membencinya, tetapi beliau adalah ayah yang sangat bertanggung jawab, bahkan ketika beliau--tak sengaja--melakukan hal tak lazim pada ibunya. Berita tentang kehamilan Dewi pun membuat tetangganya gencar memperkeruh suasana hati Dewi. Fakta bahwa orang yang dicintainya adalah sang pelaku membuatnya ingin marah saat itu juga. Apalagi kedatangan sahabat lama yang ingin menikahinya--secara tak sengaja--membuatnya tersinggung. Dia sungguh tak menginginkan belas kasihan dari orang lain, terutama sahabatnya itu. Dia juga tak peduli meskipun sahabatnya berulang kali mengungkapkan kata cinta dan berniat meminangnya meskipun sudah menjadi bekas orang lain. Perkataan sahabaatnya itu membuatnya semakin pusing, mengingat fakta bahwa dirinya sudah menjadi manusia menjijikkan. Ingin rasanya mati saja karena dia hidup bukan untuk dirinya sendiri, tetapi untuk bahan gunjingan orang lain. ________________________________ *Cerita tidak untuk di bawah umur 17 tahun. Harap bijak dalam membaca. Penulis: Femoralis Satus : Sedang berlangsung 01/09/2021
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Bukan ZONK!
  • PEREMPUAN MERAH JAMBU
  • Come on, sit down and i'll listen to your story
  • Anna's Secret [END]
  • Bertaut Rasa (Gratis)
  • REGATHAN [END]
  • DELIA & WISNU [Completed]
  • Nabila & Kelvin After Merried (END)

"Jadi gue harap lo bisa akting" Abel mendongak menatap bingung Aidan "Akting? Untuk apa?" Aidan berdecak. "Hamil!" bentak Aidan ketus. Abel terkesiap Akting hamil? Padahalkan dirinya memang benar-benar hamil! Kegilaan macam apa lagi ini! "Gue harap lo bertindak layaknya wanita hamil" Abel mendengus. Memangnya wanita hamil bertindak seperti apa? "Pokoknya sebelum bayi itu lahir, lo harus bertindak layaknya orang hamil. Jangan lupa setiap bulannya lo harus membesarkan ukuran perut, dan buat se 'real' mungkin biar orang-orang percaya" Abel tersenyum miris mendengar setiap ucapan yang Aidan lontarkan. Bagaimana mungkin dirinya harus berakting layaknya orang hamil, sementara dirinya sendiri hamil tanpa diminta? Aidan langsung berbalik pergi, Abel mendengus. Kemudian menundukkan kepala menatap perut datarnya "Sabar ya sayang, jangan merasa 'aneh' mendengarkan percakapan mama tadi. Seengaknya mama nggak harus nutupi perut mama untuk bulan-bulan selanjutnya kan?" jelas Abel, pada calon bayinya. Setidaknya dengan adanya 'titah' Aidan ini. Mau sebesar apapun perut Abel nanti, ia tak perlu risau, karena pasti Aidan akan menganggap 'perut buncit' Abel itu bohongan. (CERITA SUDAH TERSEDIA LENGKAP DI KARYAKARSA!) Start: 27/6/1

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan