Assalamualaikum, Rindu

Assalamualaikum, Rindu

  • WpView
    Membaca 1,891
  • WpVote
    Vote 228
  • WpPart
    Bab 17
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Apr 1, 2019
Ini mungkin hanya akan jadi kumpulan cerita dari beberapa orang yang saya kenal tapi belum pernah bertatap muka secara langsung dengan saya. kelemahan saya adalah melupakan mereka. tapi dari sini saya belajar, jika saya tidak bisa melupakan mereka. maka akan saya buat mereka tidak bisa melupakan saya. haha, kejam. lewat tulisan ini, semoga ada kalian diantaranya yang menjadi pembaca. Ohiya, part by part tidak ada keterkaitan sama sekali karna setiap partnya menceritakan orang yang berbeda. Jadi kalian bisa membaca secara random. Tapi, saya sangat berterimakasih pada kalian yang tetap mau mengikuti alur dari part by part secara urut. Disini akan menjadi isi hati saya tentang kalian. Berbagai jenis pertemuan dan perpisahan yang saya rasakan. Jadi, selamat membaca kumpulan cerpen ini. terimakasih. see you Kalian terlove 😍😍
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#72
reallife
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • LOVE in SILENCE
  • My New Family
  • Perjuangan Hidupku
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • Luka & Lara (Completed)
  • Asterin ✓
  • ABOUT YOU AND ME (END)
  • Our Journey To Love

(follow dulu sebelum membaca) "saya berniat mengkhitbah putri bapak." seorang laki-laki yang ia kenal sebagai kakak tingkatnya dikampus tiba-tiba saja datang kerumahnya untuk melamar. bahkan untuk saling bertegur sapa pun mereka tidak pernah, hanya beberapa kali bertemu itupun secara tidak sengaja di area kampus. dengan penuh keberanian, laki-laki berparas tampan dengan tinggi semampai itu menatap lekat pria paruh baya dihadapannya. "kamu mengenal putriku?" laki-laki itu menggeleng. "tujuan saya mengkhitbah putri bapak karena saya ingin berkenalan lebih lanjut dengan putri anda, saya ingin mengenal jauh sebelum saya menikahinya." *** "abang serius?" laki-laki tampan itu sudah merasa muak dengan posisinya yang tidak bisa berbuat apa-apa, sejauh ini ia hanya diam dan sesekali memperhatikan dari jauh. sambil terus bertanya-tanya pada dirinya sendiri, namun ia merasa cukup takut untuk mengungkapkan. bukan, bukan takut atas pengakuannya pada sang wanita. melainkan ia takut rasa sukanya diketahui oleh setan, dan berakhir ia kalah dalam tekadnya untuk tetap menjaga diri dari godaan sebangsa jin. bagaimana kelanjutan, simak cerita ini sampai ending ya!! ig: anggipriskilia [#1wilda 12 mei 2025] [#2fiskiremaja 1 juni 2025] [#3abiyan 12 mei 2025] [#5diam 1 juni 2025]

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan