Sedetik Bersama Luka (SUDAH TERBIT)

Sedetik Bersama Luka (SUDAH TERBIT)

  • WpView
    LETTURE 96,154
  • WpVote
    Voti 2,583
  • WpPart
    Parti 101
WpMetadataReadCompleta sab, giu 13, 2020
SUDAH TERBIT DAN BISA DI PESAN! Judul : Sedetik Bersama Luka Penulis : Maesyuroh (IG @maesyuroh11) Penerbit : Azizah Publishing Harga : Rp70.000,- Halaman : 100+ hlm Cetakan : Juni 2020 Untuk order bisa langsung hubungi penerbit. **** Barangkali Sedetik Bersama Luka bisa membantumu menuliskan apa-apa yang tak bisa disampaikan; saat bersama atau bahkan saat semuanya harus berkemas saling melupa. Jangan lama-lama hanyut dalam luka, itulah kenapa cukup sedetik saja, karena banyak kisah bahagia saat kita masih bersama. Berharap, semoga bisa mewakili perasaan teman-teman. Jangan lupa votement dan tambahkan ke reading list yaa temans :) Salam dariku, pengubah luka menjadi estetika. HALAL COPAS CANTUMKAN SUMBER© image by pinterest edit cover by maesyuroh
Tutti i diritti riservati
#5
gagasmedia
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Jatuh Cinta itu Luka
  • Aksara Tak Bertuan
  • 𝓐𝓷𝓽𝓪𝓰𝓸𝓷𝓲𝓼 𝓕𝓪𝓶𝓲𝓵𝔂
  • Luka & Lara (Completed)
  • Al La Na [SEDANG PRE-ORDER]
  • Hari Ini untuk Esok
  • KIARA [End]
  • TENTANG RASA
  • Tentang Aca [ENDING]
  • AFFAIR (Completed)

"Jika jatuh cinta itu luka, maka biarkan patah hati jadi cara menjadi dewasa paling menyakitkan meski lewat sebuah luka. Sebab, setelah seseorang mengalami patah hati, maka dia akan seperti dilahirkan kembali." Kau tidak akan pernah tahu sedalam apa rasa sakitku sampai itu jadi sebuah buku. Sengaja aku tuliskan semua ini untukmu. Tentang hubungan yang banyak lukanya. Aku yang tak pernah benar-benar kau anggap dan kau yang selalu membingungkanku dengan perasaan tidak jelasmu. Padahal, ego telah aku kalahkan. Gengsi telah aku hilangkan. Dan perasaan yang besar telah aku tunjukkan. Tapi, mengapa aku justru dengan mudah dilepaskan tanpa satu kata maap atau bahkan sebuah kalimat perpisahan? Tidak apa-apa. Aku kini sudah kembali baik-baik saja. Walau tak bisa dipungkiri, fase menyakitkan itu masih sesekali kembali melukai hati. Sebab, siapa yang tidak hancur saat cinta tulus diberikan begitu dalam, tetapi hatiku justru berakhir dihunjam dengan pisau tajam? Bila suatu hari nanti kau diberi musibah dan masalah yang bertubi-tubi, ingatlah aku sebagai seseorang yang pernah kau buat hancur berkali-kali. Tanpa merasa berdosa dan tanpa ingat kata maap sama sekali. rank cerita: #1 dalam poetry dari 20,6k [ 02/04/2023 ] #2 dalam sajak dari 28,3k [ 24/07/2022 ] #1 dalam poem dari 12,4k [ 23/07/2023 ] #1 dalam kata dari 15,5k [ 10/05/2023 ] #1 dalam prosa dari 4,25k [ 26/05/2023 ] #1 dalam antologipuisi [ 4/03/2023 ] #1 dalam bait [ 4/03/2023 ] #1 dalam senandika [ 4/03/2023 ] #2 dalam diksi [ 24/04/2023 ] publish : 2 Juli 2022

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti