Sedetik Bersama Luka (SUDAH TERBIT)

Sedetik Bersama Luka (SUDAH TERBIT)

  • WpView
    Reads 96,162
  • WpVote
    Votes 2,583
  • WpPart
    Parts 101
WpMetadataReadComplete Sat, Jun 13, 2020
SUDAH TERBIT DAN BISA DI PESAN! Judul : Sedetik Bersama Luka Penulis : Maesyuroh (IG @maesyuroh11) Penerbit : Azizah Publishing Harga : Rp70.000,- Halaman : 100+ hlm Cetakan : Juni 2020 Untuk order bisa langsung hubungi penerbit. **** Barangkali Sedetik Bersama Luka bisa membantumu menuliskan apa-apa yang tak bisa disampaikan; saat bersama atau bahkan saat semuanya harus berkemas saling melupa. Jangan lama-lama hanyut dalam luka, itulah kenapa cukup sedetik saja, karena banyak kisah bahagia saat kita masih bersama. Berharap, semoga bisa mewakili perasaan teman-teman. Jangan lupa votement dan tambahkan ke reading list yaa temans :) Salam dariku, pengubah luka menjadi estetika. HALAL COPAS CANTUMKAN SUMBER© image by pinterest edit cover by maesyuroh
All Rights Reserved
#46
bestseller
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tentang Luka yang Begitu Setia
  • Luka & Lara (Completed)
  • Di Balik Niqab [TERBIT]
  • KIARA [End]
  • Gladis Story [SELESAI ✓]
  • Untuk Seseorang yang Belum Pernah Kutemui [Sudah Terbit] (New Cover)
  • TENTANG RASA
  • Rayhan: sebelum hati berani pulih
  • Aksara Tak Bertuan
  • LAUTAN DAN DENDAMNYA (TELAH TERBIT)
  • 𝓐𝓷𝓽𝓪𝓰𝓸𝓷𝓲𝓼 𝓕𝓪𝓶𝓲𝓵𝔂
  • Ruang Hampa || Quotes ||
  • AFFAIR (Completed)
  • WITH YOU | END
  • Tentang Aca [ENDING]
  • Jatuh Cinta itu Luka
  • SEMESTAKU [Segera Terbit]
  • Hari Ini untuk Esok
  • Rangkaian Kata 2 (Completed)
  • Al La Na [TELAH TERBIT] ✓

Sebuah ratap untuk ia yang sudah enggan menetap. Tentang waktu yang tidak bisa diputar, dan sesal yang selalu membayang. Sebuah keluh kesah akan sebuah kepergian yang tidak akan kembali pulang. Tentang peluk yang selalu dirindukan, dan rasa yang sudah tersingkirkan walau kenang masih menghasilkan air mata di malam-malam penuh kemunafikan. Sebuah kumpulan prosa untuk jiwa yang terluka dengan sakit yang bahkan lebih setia dari sebuah janji cinta. Semua ini adalah perjalanan untuk membenci luka dan si pembuatnya, memarahi semesta dengan segala kekejamannya, menangisi diri dengan semua kemalangannya, dan sebuah percobaan untuk mengikhlaskan ia yang telah tiada dalam hari-hari yang kini terisi duka. Semua ini adalah Tentang Luka yang Begitu Setia.

More details
WpActionLinkContent Guidelines