Sedetik Bersama Luka (SUDAH TERBIT)

Sedetik Bersama Luka (SUDAH TERBIT)

  • WpView
    Reads 96,163
  • WpVote
    Votes 2,583
  • WpPart
    Parts 101
WpMetadataReadComplete Sat, Jun 13, 2020
WpInfo
Poetry
SUDAH TERBIT DAN BISA DI PESAN! Judul : Sedetik Bersama Luka Penulis : Maesyuroh (IG @maesyuroh11) Penerbit : Azizah Publishing Harga : Rp70.000,- Halaman : 100+ hlm Cetakan : Juni 2020 Untuk order bisa langsung hubungi penerbit. **** Barangkali Sedetik Bersama Luka bisa membantumu menuliskan apa-apa yang tak bisa disampaikan; saat bersama atau bahkan saat semuanya harus berkemas saling melupa. Jangan lama-lama hanyut dalam luka, itulah kenapa cukup sedetik saja, karena banyak kisah bahagia saat kita masih bersama. Berharap, semoga bisa mewakili perasaan teman-teman. Jangan lupa votement dan tambahkan ke reading list yaa temans :) Salam dariku, pengubah luka menjadi estetika. HALAL COPAS CANTUMKAN SUMBER© image by pinterest edit cover by maesyuroh
All Rights Reserved
#686
poetry
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rayhan: sebelum hati berani pulih
  • Rangkaian Kata 2 (Completed)
  • Gladis Story [SELESAI ✓]
  • Luka & Lara (Completed)
  • Tentang Aca [ENDING]
  • LAUTAN DAN DENDAMNYA (TELAH TERBIT)
  • Tentang Luka yang Begitu Setia
  • Untuk Seseorang yang Belum Pernah Kutemui [Sudah Terbit] (New Cover)
  • Hari Ini untuk Esok
  • Al La Na : Love Between Cat & Mouse [TELAH TERBIT] ✓

Prolog - Luka yang Tidak Bisa Dikembalikan Oleh Wayan Arjuti Mereka bilang waktu akan menyembuhkan segalanya. Tapi mereka tidak pernah benar-benar tahu rasanya patah hati - bukan karena cinta yang ditolak, tapi karena kepercayaan yang dihancurkan dari dalam. Aku pernah percaya pada satu wajah. Pernah membayangkan masa depan yang tenang, rumah kecil, suara anak tertawa di halaman, dan seorang perempuan yang akan duduk di sampingku meski dunia berubah jadi reruntuhan. Tapi tiga hari... Hanya tiga hari setelah aku memutuskan menikah dengannya, semuanya lenyap. Seperti air hujan yang turun deras, menghanyutkan semua rencana, semua harapan, semua rasa. Namaku Rayhan. Dan kisah ini bukan tentang bagaimana aku menjadi hebat. Tapi tentang bagaimana aku belajar berdiri lagi - saat hati sudah terlalu hancur untuk percaya, dan masa lalu terlalu sakit untuk diulang. Aku menulis ini... bukan untuk mengungkit luka. Tapi agar kamu tahu: ada luka yang tidak bisa dihapus, hanya bisa diterima. Dan dari sanalah, kita mulai pulih.

More details
WpActionLinkContent Guidelines