7 tahun lagi

7 tahun lagi

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 8, 2018
- 1 Tuandrian Arkaansyah ' Frill joined //Alumni SMPN 4 Indah Negri//' Ting... -10 detik selanjutnya Ting... Ting... "apaan sih ini hp anjir, berisik." "ada alumni lagi? angkatan yang sekarang nih? udeh lama kaga ke SMP haha..." '15 unread messages from Alumni SMPN 4 Indah Negri' "Sebentar dah..." ' 1 Friend requested from Frill' -2 Keadaan pun berubah... Sebuah perasaan manis datang dari saat melihat wajah kakak alumni nya itu. "Tapi, apa bisa dia suka balik sama aku? Dari umur aja jauh"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • Jejak Waktu [Complete]
  •  At SKOOL?
  • NYAMAN [Proses Revisi]
  • ALGARA & ALTARA [End]✓
  • My Friend and My Bestfriend
  • LOVE AND FRIENDSHIP ( R & J : 1 )
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)
  • Kelas A [End]
  • DEVIAN [END]

Bagi Alfira, persahabatan adalah ikatan tanpa komitmen. Sedangkan sahabat adalah makhluk Tuhan yang siap mendengarkan keluh kesahmu dan memberi solusi dari masalah kehidupanmu. Tapi keadaan memang tidak pernah bisa diprediksi, apa yang dimiliki juga bisa kapan saja pergi. Ketika sahabatnya pergi, Alfira benar-benar kehilangan arah tanpa arti, butuh adaptasi lagi untuk sembuh dari elegi. "Cuma lo Ra! yang menganggap persahabatan ini bukan apa-apa. Ya cuma lo!" ucap Reza kecewa. Namun, ketika semuanya kembali mampukah Alfira berdamai dengan hati? Butuh waktu yang lama untuk sembuh, butuh keadaan yang seirama untuk menempuh. Tapi, bagaimana jadinya jika aku sudah berhasil berlabuh, dengan mudahnya kau kembali dan karamkan lagi kapalku? "Kalo nggak mau jadi pacar gue oke gue terima lo tolak, tapi kalo gue lamar gimana?" ucap laki-laki yang ada dihadapannya. Lalu apa-apaan kali ini? Dengan berani dan percaya diri tingkat tinggi, dia menawarkan diri menjadi awak kapalku? Yang aku yakin, dia pasti mampu membantuku. Namun, bisakah aku melupakan masa lalu? Dan kembali menempuh perjalanan baru?

More details
WpActionLinkContent Guidelines