Cuma Santri Biasa

Cuma Santri Biasa

  • WpView
    LECTURAS 54,032
  • WpVote
    Votos 2,691
  • WpPart
    Partes 15
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, feb 9, 2021
Bagaimana perasaanmu ketika 'mencintai seseorang dalam diam' selama bertahun-tahun hanya karena merasa tidak pantas, tapi kau tetap berusaha mengejarnya dalam do'a. Pada akhirnya, dia hadir dalam hidupmu yang entah berperan sebagai sebuah jawaban dan petunjuk atas do'a dan tirakatmu, atau hanya cobaan baginya dan bagimu. Pun begitu dengan kisah cinta Aldena dan sosok yang dia incar sebagai panutan surganya nanti. **** Saat aldena menyuguhkan minuman untuk tamu spesialnya beserta keluarga, tanpa ia sadari Haedar menatap teduh padanya. Aldena mempersilahkan pada mereka untuk minum. "Jangan panggil aku dengan sebutan itu lagi. Nanti aku akan kesulitan untuk melamarmu" begitu ucap Haedar. Aldena mematung, matanya melotot, napasnya tercekat. Kaget bukan main. Ini hal yang tidak pernah terpikirkan oleh Aldena. "Ehh? Lamar? Tapi... Tapi... Aldena cuma santri biasa, mas" jawab Aldena ragu-ragu. **** ⚠ PERINGATAN! WARNING! HARAP WASPADA DAN TETAP KONSENTRASI SAAT MEMBACA CERITA INI. Efek Samping : Dapat menimbulkan dampak serius berupa BAPER BERKEPANJANGAN : D Bila baper berlanjut? Atau Penasaran? Klik baca, simpan di reading list atau perpustakaan pribadi kalian dan simak terus kisah Aldena dengan kakang santri idamannya~ Enjoyyyyyy!!!! Cilacap, 7 Mei 2019 00.00
Atribución Creative Commons (CC)
#204
konyol
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Mahkota Impian Santri ✓[END]
  • Ikhwan [SELESAI]
  • BAD?! It's Me!{END}
  • takdir cinta anak pesantren (TAMAT)
  • HADSA | Nikah SMA
  • Takdir si Kembar
  • Annam Al Abbiyan
  • Not Always Alone (Sudah Terbit)
  • Afwan Yaa Alfathunnisa [End]
  • ALIF (TERBIT)

"Maksud kamu apa megangin hijabku?" ketus Adel tanpa menoleh ke arah Riski. "Lo ngapain pindah pondok?" tanya Riski keluar dari topik. "Bukan urusan kamu!" "Lo pindah pondok mana?" Riski tetap menanyakan hal yang sama walaupun tidak mendapatkan jawaban dari lawan bicaranya. "Bukan urusan kamu!" "Lo gak perlu repot-repot pindah pondok gara-gara benci sama gue," timpal Riski. Adel otomatis berbalik badan dan mengedarkan tatapan tajam ke arah Riski. "Kalo dari awal aku udah tahu bahwa kamu adalah anak dari orang yang ngehancurin ketentraman keluargaku, aku gak bakal sudi kenal sama orang kayak KAMU!" kelakar Adel sambil menarik paksa hijabnya yang masih dipegang Riski. ••• Vote dan komentnya jangan lupa. Follow profile saya juga. #1 santrimilenial #5 retak Started : 9 Agustus 2020 Finished : 14 Juli 2021

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido