The Truth Is Born In Strange Places

The Truth Is Born In Strange Places

  • WpView
    Reads 51
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 1, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Embun suka melukis. Tetapi dia hanya melukis sesuatu yang menurutnya indah atau sesuatu yang ia cintai. Rambutnya berwarna hijau. Ia tipikal anak orang kaya yang pintar dan merupakan juara satu di sekolah. Ia tidak banyak bicara, lebih sering mengamati. Warna-warna yang dipakainya tiap kali melukis selalu dalam variasi warna pastel. Lilith yang mengenalkannya pada dunia yang dipenuhi dengan tabrakan warna. Langit berwarna indigo. Mata Lilith yang hitam seperti jelaga. Pagi yang memancarkan warna biru tua. Merah api yang membakar rumpun ungu ajisai. Embun tidak menyadari keindahan warna-warna itu sebelumnya. Lilith membantunya membuka mata dan membuatnya merasa bahwa hidup tidaklah seburuk itu. (Dan bahwa uang adalah hal yang super berharga!)
All Rights Reserved
#24
klise
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Art of Two Worlds
  • Unplanned
  • Cuek Tapi Romantis [Dreame/Innovel]
  • Cinta Dalam Mekarnya Bunga
  • Rintik Hujan
  • Senja Yang Sunyi
  • Assassin Follower
  • ZAYNTASYA
  • Langit Senja [end]
  • NIRMALA [✓]

( FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA) [ Romance - Drama - Mystery - Slice of Life ] Sejak kecil Isabelle selalu hidup dalam dunia warna. Mimpi-mimpinya dipenuhi perbukitan hijau dan langit biru yang ia yakini hanya dapat ditemukan di tempat yang jauh, di negeri seni dan musik: Irlandia. Ketika akhirnya ia pindah ke Dublin, Isabelle merasa mimpinya untuk menjadi seniman telah menemukan panggungnya. Namun, di University College Dublin, Isabelle bertemu Nathan, seorang mahasiswa dengan tatapan dingin dan sikap penuh rahasia. Isabelle segera menyadari bahwa Nathan bukanlah sekadar remaja biasa. Di balik keheningannya, tersembunyi kisah besar tentang warisan seni yang membayangi setiap langkahnya. Ketika seni melukis bertemu dengan panggung teater, Isabelle dan Nathan menemukan bahwa dunia mereka tidak sesederhana yang terlihat. Ambisi, cinta, dan takdir bertabrakan, menciptakan konflik yang tak terhindarkan. Dalam kanvas kehidupan yang penuh warna ini, bisakah mereka menemukan jalan untuk menyatukan mimpi mereka? Ataukah perbedaan akan melukiskan akhir yang tak pernah mereka duga? Disclaimer: Cerita ini murni dari pemikiran saya, stop plagiat karya orang lain dan jangan mengambil apapun termasuk gambar

More details
WpActionLinkContent Guidelines