Story cover for CATRYN by azzahraramadhani02
CATRYN
  • WpView
    LETTURE 17
  • WpVote
    Voti 5
  • WpPart
    Parti 2
  • WpView
    LETTURE 17
  • WpVote
    Voti 5
  • WpPart
    Parti 2
Completa, pubblicata il dic 05, 2018
ini cerita pertama author, jadi semoga kalian suka sama ceritanya.

___________________________________________

Catryn shabila fahreza. anak dari keluarga fahreza dengan sikap yang berbeda jauh dari mamah, papah dan kakanya. Catryn yang hidup dari kelas 5 SD di kota Paris itu memiliki sifat yang mandiri.

Hingga akhirnya Catryn disuruh pindah kembali ke Indonesia bersama mamah, papah dan kakaknya. Catryn bersekolah di FHS (Fahreza High School) sekolah milik keluarganya, disana dia bertemu dengan sahabat sahabatnya hingga Catryn pun bertemu dengan the most wanted boy di FHS.
Tutti i diritti riservati
Iscriviti per aggiungere CATRYN alla tua Biblioteca e ricevere tutti gli aggiornamenti
oppure
Linee guida sui contenuti
Potrebbe anche piacerti
Tenang bertemu Riuh di Aleaputt11
56 parti In corso
Aqeela Aza Callista dan Harry Vaughan pertama kali bertemu saat masih duduk di bangku sekolah dasar. Aqeela yang ceria dan penuh semangat tengah berlibur di Bali bersama orang tuanya, dan tanpa sengaja mereka menginap di villa milik keluarga Harry. Di sana, Aqeela kecil menyapa seorang anak laki-laki yang pendiam dan pemalu-Harry. Sejak pertemuan singkat itu, setiap kali keluarga Aqeela berlibur ke Bali, mereka selalu kembali menginap di villa yang sama. Diam-diam, Harry tumbuh dengan menyimpan perasaan yang semakin dalam kepada Aqeela. Baginya, Aqeela adalah warna dalam hidupnya yang sunyi-riuh yang datang dalam tenangnya. Saat memasuki kelas 10 SMA, Harry dan keluarganya pindah ke Jakarta. Ia melanjutkan sekolah di SMA Cipta Mandiri, menjalani hari-harinya seperti biasa-tenang, tertutup, dan nyaris tak terlihat. Dua tahun berlalu, dan di awal tahun ajaran barunya sebagai siswa kelas 12, dunia Harry kembali berubah. Aqeela hadir sebagai murid baru di sekolahnya. Harry tak pernah menyangka akan bertemu gadis itu lagi. Gadis yang menghidupkan warna dalam sunyinya. Namun dunia Aqeela tak lagi sederhana-ia pernah menjalin hubungan selama tiga tahun dengan Fattah, lalu sempat dekat dengan Mohan. Dua kisah yang berakhir menggantung dan membuat Aqeela lebih hati-hati membuka ruang. Di sinilah, tanpa tergesa, Harry mulai melangkah. Mereka mulai dekat. Saling sapa. Saling mengerti. Satu tenang, satu riuh. Tapi dalam cara yang tak terduga, mereka saling menyeimbangkan.
Potrebbe anche piacerti
Slide 1 of 10
Tenang bertemu Riuh cover
So CUTE!! (felix Harem) cover
PERFECT LOVE cover
Should I Give Up [HIATUS] cover
Secret's cover
Teman Baru cover
Faktitius cover
arrows & algorithms cover
𝐓𝐄𝐑𝐉𝐄𝐑𝐀𝐓 𝐁𝐄𝐍𝐀𝐍𝐆 𝐓𝐀𝐊𝐃𝐈𝐑 cover
The Apple of my Eyes(Tamat) cover

Tenang bertemu Riuh

56 parti In corso

Aqeela Aza Callista dan Harry Vaughan pertama kali bertemu saat masih duduk di bangku sekolah dasar. Aqeela yang ceria dan penuh semangat tengah berlibur di Bali bersama orang tuanya, dan tanpa sengaja mereka menginap di villa milik keluarga Harry. Di sana, Aqeela kecil menyapa seorang anak laki-laki yang pendiam dan pemalu-Harry. Sejak pertemuan singkat itu, setiap kali keluarga Aqeela berlibur ke Bali, mereka selalu kembali menginap di villa yang sama. Diam-diam, Harry tumbuh dengan menyimpan perasaan yang semakin dalam kepada Aqeela. Baginya, Aqeela adalah warna dalam hidupnya yang sunyi-riuh yang datang dalam tenangnya. Saat memasuki kelas 10 SMA, Harry dan keluarganya pindah ke Jakarta. Ia melanjutkan sekolah di SMA Cipta Mandiri, menjalani hari-harinya seperti biasa-tenang, tertutup, dan nyaris tak terlihat. Dua tahun berlalu, dan di awal tahun ajaran barunya sebagai siswa kelas 12, dunia Harry kembali berubah. Aqeela hadir sebagai murid baru di sekolahnya. Harry tak pernah menyangka akan bertemu gadis itu lagi. Gadis yang menghidupkan warna dalam sunyinya. Namun dunia Aqeela tak lagi sederhana-ia pernah menjalin hubungan selama tiga tahun dengan Fattah, lalu sempat dekat dengan Mohan. Dua kisah yang berakhir menggantung dan membuat Aqeela lebih hati-hati membuka ruang. Di sinilah, tanpa tergesa, Harry mulai melangkah. Mereka mulai dekat. Saling sapa. Saling mengerti. Satu tenang, satu riuh. Tapi dalam cara yang tak terduga, mereka saling menyeimbangkan.