MASK
  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 5, 2018
Setiap manusia di dunia memiliki topeng tak kasat mata. Entah itu digunakan untuk menutupi kepura-puraan, atau hanya sekadar untuk menjalankan peran dalam pentas drama kehidupan. Sebagian besar menjadikannya sebagai tameng penyamaran; demi menyembunyikan jati diri yang sesungguhnya, mengelabui sesama, berlagak sok suci tak berdosa namun penuh dengan kemunafikan. Dengan topeng, kau dapat bergonta-ganti lakon sesuka hati. Akan tetapi, selayaknya drama yang menemukan penghujung cerita, pada akhirnya kau harus membuka topengmu sendiri atau ... seseorang akan melepasnya secara paksa, membuat tamengmu hancur berkeping-keping. *** A collaboration fanfic presented by D.O.ssy & Solsoul Cast Moon Taeil, Mark Lee, Jung Jaehyun, Ten Chittapon, and Winwin Genre Crime, Action, slight!romance Length Chaptered Rating PG-17 WARNING! Fanfic ini untuk 17 tahun ke atas ya, karena mengandung konten yang tidak sesuai untuk pembaca di bawah umur.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Outcast Castel
  • CRIMESON {COMPLETED}
  • 🔞 Step By Step Before Sshh || Jung Jaehyun 18+
  • The Kiss | Johnny Seo ✔️
  • Renjun's Room || Markren
  • ᴋɪɴɢ ᴏғ ʜᴏsᴘɪᴛᴀʟ • ᴛᴇɴ ʟᴇᴇ ☑
  • Come to you [COMPLETE]
  • Till The Last | Nomin ft. Markmin [END]✔️
  • STOCKHOLM SYNDROME | JAEYONG [✔]
  • [3] What Lies Ahead: Lionheart (JaeYong)

Dahulu ketika para vampire masih menguasai kota, kami hidup dalam kegelapan yang diselimuti darah kawanan kami sendiri. Hidup dengan ketakutan dan bau darah yang menyebar di penjuru kota. Namun itu sudah ratusan tahun berlalu. Kini para manusia tinggal dengan aman. Sayangnya, kami tidak bisa begitu saja merasa aman dengan cerita khayalan yang terbentuk dari nenek moyang ini. Konon katanya, para vampire masih mengintai dari dalam hutan pada sebuah kastel yang mereka bangun sendiri untuk perlindungan diri. Kami hidup dalam bayang-bayang makhluk penghisap darah itu. Tidak semua manusia bisa hidup dalam ketakutan. Mereka berusaha menciptakan alat penghancur vampire. Namun mereka membutuhkan pengorbanan. Pengorbanan para pekerja yang siap mendatangi kastel tersebut dan menyerang para vampire. Bayarannya cukup besar dan aku tidak punya pilihan lain. Akankah aku harus menerima pekerjaan itu?

More details
WpActionLinkContent Guidelines