LANGKAH YANG TERTINGGAL

LANGKAH YANG TERTINGGAL

  • WpView
    LECTURES 55
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Chapitres 8
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication jeu., juin 13, 2019
Bagaimana jika kau ditinggal olehnya? bukan tanpa alasan, Kau tau perjalanan hidup yang masih panjang. pada tahun yang berganti, kau selalu menemukan perubahan, dan orang-orang baru yang kan kau temukan. Sebesar apapun usaha yang kau lakukan untuk mencintai dia yang baru mencinta. tetaplah sia-sia, sedangkan didalam hatimu masih ada cinta yang lama. Kau manfaatkan cintanya untuk melampiaskan rasa cintamu padanya. Namun,apa yang kau dapatkan? Kau terjebak cinta yang kau buat, Kau terjebak cinta yang kau paksakan, dan kau terjebak cinta yang penuh kepalsuan.. Kini aku telah tertinggal.. oleh dia dan dirinya yang telah meninggalkan.. Mungkin dalam perjalanan menempuh masa yang akan datang mereka telah menemukan seseorang yangkan menemani perjalanan mereka, menyambut masa BAHAGIA.
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • When You Were Here
  • Noda dalam Cinta
  • MOVE ON
  • Sephia : Sepenggal Kisah di Masa Lalu
  • GAMON (REVISI)
  • SUNSHINE
  • InsyaAllah, Move On! #ODOCTheWWG
  • KENANGAN INDAH BERSAMAMU

Bagaimana bisa aku terjebak denganmu, sosok yang lari dari masa lalu gelap nan suram? Pertanyaan itu terus bergema di kepalaku, meski aku tahu bahwa tidak pernah ada alasan khusus untuk seseorang bisa jatuh cinta. Aku senang bisa mengenalmu, yang mengajarkanku arti bertahan demi cinta. Tapi apa harus begini cara kita berpisah? Di saat kebahagiaan yang utuh baru saja kita raih? Banyak orang mengatakan aku gila karena mengharapkanmu kembali. Banyak orang mengatakan aku bodoh karena menanti sesuatu yang mustahil. Mungkin mereka benar. Terserah. Tapi tolong Tuhan, jika memang masih ada kesempatan, tuntunlah ia kembali ke sisiku agar aku yakin penantian ini tak sia-sia. Izinkanlah aku mengatakan sekali lagi padanya kalau.. Aku merindukanmu. Aku membutuhkanmu. Aku mencintaimu, dan akan selalu begitu. Berhenti berlari. Mulai berbalik, dan lihat aku di sini. Masih mengharapkanmu dan memercayaimu. ------------------- Copyright © 2016 by Iamwachida Tinggalkan jejak setelah membaca :)

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu