Story cover for Shalva by dianistiana12
Shalva
  • WpView
    Reads 95
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 95
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Dec 06, 2018
Cerita imajinasi tentang keluarga, sahabat, cinta dan segala yang ada.
___


"Gue turun disini aja" Pinta Rasha.

"Eh eh kok gitu sih Ras, nggak dikasih tahu rahasia aja ngambek."

"Gue turun disini" Pintanya sekali lagi.

"Oke, sampe kedai akan gue beritahu" Yussy mengalah. Keysa dan Rasha tersenyum kemenangan.

Nice Rashaa!!

#yukmampir
All Rights Reserved
Sign up to add Shalva to your library and receive updates
or
#860imajinasi
Content Guidelines
You may also like
NEVER CHANGE ME & YOU by ArinaZiza
8 parts Ongoing
"Momen seperti itu sudah jadi mimpi buatku," Ayahku telah tiada, dan kenangan itu tak akan kembali. Namun, di tengah rasa sakit itu, Jea tetap bersyukur. Masih ada ibu yang selalu ada untuk Jea. Beliau seperti punya dua peran dalam hidupku-seorang ibu dan seorang ayah sekaligus. Ibu selalu mewarnai kehidupan anaknya, walaupun terkadang kami suka bertengkar sambil bercanda dalam hal-hal kecil. Tapi Jenna hanya bisa berharap, semoga ibu panjang umur dan sehat selalu. Melihat ibu seperti itu membuat Jea sadar, hidup ini mungkin tidak akan selalu adil, tapi ia punya alasan untuk tetap kuat. Setiap tawa yang ibu bagikan, setiap lelah yang dia sembunyikan, semuanya mengajarkan untuk terus berjalan, meski kadang langkahku terasa berat. Jea sadar, momen seperti di kantin tadi mungkin bukan untuknya, tapi Jea tak akan membiarkan dirinya terus terjebak dalam rasa kehilangan. Karena ada ibu yang selalu berjuang untuk kebahagiaan Jea. "Dan jika ayah dulu adalah pelindung di masa kecilku, sekarang ibu adalah pelita yang menerangi masa depanku" Batin Jea. "Jujur, aku iri sama mereka". • • • • • • Aku hanya anak kecil yang ditinggal oleh Ayah pergi jauh dan tak akan kembali ke dunia ini. -Jeanna Azarina- Ayah, anakmu sudah dewasa sekarang apakah tidak rindu? Apakah Ayah masih ingat wajah anakmu yang mirip sekali dengan Ayah. -Jeanna Azarina- Ayah, aku sangat merindukanmu sangat ingin memelukmu dan banyak hal yang ingin aku bicarakan kepadamu tapi kapan? -Jeanna Azarina- Walaupun aku kehilangan figur seorang Ayah tapi, kalau bukan ini takdirnya mungkin aku tidak bisa kuat dan bertahan sampai detik ini. -Jeanna Azarina- Aku ingin sekali merasakan memanggil Ayah berkali-kali didalam rumah kemudian, ayah menghampiri dan memelukku erat. -Jeanna Azarina- #Kisah nyata penulis #DILARANG KERAS UNTUK MENJIPLAK
You may also like
Slide 1 of 9
IZINKAN AKU MEMILIH [TELAH TERBIT] cover
Inside You cover
NEVER CHANGE ME & YOU cover
PROMISE ✓ cover
Transmigrated as twins cover
dimana janji tersebut cover
Teman Lama (Empat) cover
Maaf' (Revisi) cover
Bad and Good cover

IZINKAN AKU MEMILIH [TELAH TERBIT]

13 parts Complete

Adrela tak pernah membayangkan bahwa hidupnya akan berubah total setelah ia mengenal Robeno, pria penuh pesona yang menghipnotisnya saat pertemuan pertama mereka. Tak perlu waktu lama bagi gadis itu untuk jatuh terjerumus dalam pesona seorang Robeno. Pria itu seakan membuka harapan untuk keberlangsungan hubungan mereka. Tetapi suatu kenyataan pahit menghadang kesungguhan hati Adrela. Robeno yang ia cintai tidak benar-benar bisa keluar dari masa lalu yang telah menghancurkan hidup pria itu. Masa lalu yang membuat Robeno tak ingin lagi mengenal perempuan dan tak ingin lagi jatuh cinta. Akankah Adrela berjuang mempertahankan Robeno dan membantunya bangkit dari masa lalu? Akankah Robeno ikut berjuang bersama Adrela dan memulai kembali segalanya dari awal? Dan akankah mereka berdua dapat bertahan bila gadis yang telah menghancurkan masa lalu Robeno datang kembali? "Tak dapat ku lukiskan betapa sakitnya meninggalkan seseorang dengan hati yang seutuhnya masih mencintai dia." - Adrela- Copyright ©2017 by alberthaivana