Story cover for JANJI by TriRusli
JANJI
  • WpView
    LECTURAS 2,324
  • WpVote
    Votos 110
  • WpPart
    Partes 9
  • WpView
    LECTURAS 2,324
  • WpVote
    Votos 110
  • WpPart
    Partes 9
Continúa, Has publicado dic 07, 2018
"Sepeninggalku, menikahlah dengan Annisa."

Sebuah wasiat yang harus dijalankan Juna. Laki-laki yang memegang teguh setianya itu menghadapi pilihan hati yang pelik. 

Akankah Juna menjalankan wasiat istrinya? Atau dia memilih untuk tetap memegang janji setia?

#Tugas_Project_Ilowna
#Tugas_Blurd
#TR
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir JANJI a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
KANKSA de tikaaevol
27 partes Concluida Contenido adulto
CERITA SUDAH TAMAT DAN MASIH LENGKAP, SILAKAN DIBACA!!! WARNING!!! UNTUK DEWASA 21+++ BIJAK DALAM MEMILIH BACAAN ----------+++++------------ "Pokoknya kalau kita udah nikah besok, kita nunda punya momongan dulu ya, aku mau pacaran dulu sama kamu," ucap Bima sambil memegang tangan Luna, pacarnya. "Nggak boleh gitu sayang, namanya nikah salah satu tujuannya itu ya punya keturunan," jelas Luna. "Kan aku bilangnya nunda, bukan tidak mau punya," Bima masih tetap pada ucapan awal. "Tetap tidak boleh, diralat buruan, dikasih cepat Alhamdulillah, ditunda ya tetap Alhamdulillah, pamali tau mendahului takdir," Luna jadi was-was. "Gitu ya, habisnya aku masih pengen banget berdua sama kamu sayang," Bima semakin intens menggenggam tangan Luna. "Iya sayang, kamu pulang dulu gih, nanti dicariin Umik." "Sini dulu dong," Bima merengkuh pinggang Luna supaya lebih dekat. Tangannya aktif mengangkat dagu Luna, mau tidak mau kedua mata bertemu. Saling berpandangan dan saling mendamba. Sebelum setan berhasil menguasai akal pikir, Luna buru-buru sadar. Melepas pelukan Bima yang sorotnya menahan sesuatu. Luna tersenyum, memberikan gestur angka satu yang dia tempel di bibir Bima, "sabar sayang." "Luunn, nikah yukkkk," ucap Bima. * Makanya kalau ngomong tuh yang baik-baik. Meskipun tidak serius, tapi alam semesta mendengar apa yang sedang manusia bicarakan. Bahkan sampai usia pernikah berjalan delapan bulan, Alunan dan Bimasena masih belum menggendong buah cinta mereka berdua. Dan orang tua masing-masing mulai resah.
LANAZWA : Let's Start A New story de Aul_albirru
32 partes Concluida
(MGMH 2) Sama-sama terlahir dari keluarga yang harmonis membuat Lana dan Nazwa juga menginginkan itu, sebisa mungkin Nazwa dan Maulana mempertahankan rumah tangga mereka agar tetap harmonis sampai kapanpun. Menikah sekali seumur hidup adalah impian semua orang, begitu juga dengan Maualana dan Nazwa, dua orang yang disatukan dengan cara yang indah itu juga mendambakan hal itu. Mempunyai dua anak kembar tak membuat Nazwa kesusahan dalam mengurus bisnisnya, wanita sukses itu sangat pandai membagi waktu antara bisnis dan keluarganya. Begitu juga dengan Maulana, sesibuk apapun dia memimpin perusahaannya, ia akan tetap meluangkan waktu untuk istri dan kedua anaknya. Lima tahun menjalin bahtera rumah tangga bukan waktu yang singkat, susah senang mereka lewati bersama. Namun setelah ini dan seterusnya pasti akan ada ujian dalam rumah tangga mereka berdua. Apakah keduanya bisa melewati semua itu, atau waktu mereka hanya berhenti di tahun kelima? Notes : Alur dalam cerita ini tidak berhubungan sama sekali dengan MGMH 1, jadi mohon bijak dalam membaca dan berkomentar. Star : 14 Oktober 2023 Finish : 4 Juli 2024 _______ ⚠CERITA INI MURNI HASIL PEMIKIRAN SAYA SENDIRI, JIKA TERJADI KESAMAAN NAMA TOKOH, TEMPAT KEJADIAN DAN YANG LAINNYA ITU HANYA KETIDAK SENGAJAAN SEMATA, DAN SAYA MOHON MAAF. TOLONG BIJAK DALAM MEMBACA DAN BERKOMENTAR⚠ Mentahan cover aku ambil di pinterest, baru aku edit sendiri, maaf jika terjadi kesamaan dalam cover yang aku buat.
Quizás también te guste
Slide 1 of 8
KANKSA cover
DUDA TAMPAN  cover
Mine #wattys2020 cover
Evᥱr A𝖿tᥱr ᗯіth ϒ𝘰u ᥫ᭡ cover
ANNISA (Kala Takdir Menuntunku Padamu) ✓ cover
LANAZWA : Let's Start A New story cover
ALANA LIORA  cover
Akalanka [Completed] cover

KANKSA

27 partes Concluida Contenido adulto

CERITA SUDAH TAMAT DAN MASIH LENGKAP, SILAKAN DIBACA!!! WARNING!!! UNTUK DEWASA 21+++ BIJAK DALAM MEMILIH BACAAN ----------+++++------------ "Pokoknya kalau kita udah nikah besok, kita nunda punya momongan dulu ya, aku mau pacaran dulu sama kamu," ucap Bima sambil memegang tangan Luna, pacarnya. "Nggak boleh gitu sayang, namanya nikah salah satu tujuannya itu ya punya keturunan," jelas Luna. "Kan aku bilangnya nunda, bukan tidak mau punya," Bima masih tetap pada ucapan awal. "Tetap tidak boleh, diralat buruan, dikasih cepat Alhamdulillah, ditunda ya tetap Alhamdulillah, pamali tau mendahului takdir," Luna jadi was-was. "Gitu ya, habisnya aku masih pengen banget berdua sama kamu sayang," Bima semakin intens menggenggam tangan Luna. "Iya sayang, kamu pulang dulu gih, nanti dicariin Umik." "Sini dulu dong," Bima merengkuh pinggang Luna supaya lebih dekat. Tangannya aktif mengangkat dagu Luna, mau tidak mau kedua mata bertemu. Saling berpandangan dan saling mendamba. Sebelum setan berhasil menguasai akal pikir, Luna buru-buru sadar. Melepas pelukan Bima yang sorotnya menahan sesuatu. Luna tersenyum, memberikan gestur angka satu yang dia tempel di bibir Bima, "sabar sayang." "Luunn, nikah yukkkk," ucap Bima. * Makanya kalau ngomong tuh yang baik-baik. Meskipun tidak serius, tapi alam semesta mendengar apa yang sedang manusia bicarakan. Bahkan sampai usia pernikah berjalan delapan bulan, Alunan dan Bimasena masih belum menggendong buah cinta mereka berdua. Dan orang tua masing-masing mulai resah.