Cakrawala

Cakrawala

  • WpView
    Reads 789
  • WpVote
    Votes 257
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 23, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
"Cakrawala!!??" "Yaa, sebuah garis yang memisahkan antara langit dan bumi. Sama halnya dengan cinta kita yang...." Bahagia bersama seseorang yang kita sayang adalah impian semua orang bahkan hewan pun juga ingin merasakan. Tetapi jika bahagia hanya sekedar singgah sesaat, apakah juga di impikan semua orang? "Walaupun cuman singgah sesaat, yang penting gue bisa merasakan yang namanya kebahagiaan. Toh sesuatu di dunia ini nggak ada yang kekal," ujar remaja tersebut. Penasaran nggak?? Coba cek kuyy. Dijamin ngakak+nangis+baper:)
All Rights Reserved
#576
goodboy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rama Prananta (Sudah Terbit)
  • RAFIRA
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • PACARNYA BOO (Sudah Terbit)
  • ELANG [End]
  • AURORA
  • Restu Tuhan
  • Langit Dara [End]
  • Arti Sebuah Rasa [ THE END ]

"Kenapa sih lo gak mau pacaran?" tanya Rama. "Buat gue, pacaran itu gak jelas dasarnya. Karena hanya di dasari sebuah perasaan. Sedangkan yang namanya perasaan kan dinamis, berubah-ubah. Gak pasti, gak jelas, gak signifikan." jawab Rose dengan santai. "Lo harus coba buka hati. Lo harus coba pake perasaan, dengan begitu lo akan ngerti kalau perasaan itu gak sesempit yang lo kira dan gak sedangkal teori yang lo cetuskan." "Caranya?" "Pacaran sama gue." *** Rose yang selalu menggunakan logika di banding perasaan karena ada trauma mendalam yang berkepanjangan. Sedangkan Rama selalu saja berusaha mengulik luka tersebut. Rose berusaha agar tidak ada yang mengetahui luka tersebut, termasuk Rama. Namun, Rama tak pernah kehabisan cara untuk meruntuhkan pertahanan tersebut. *** "Nama lo bagus, sama kayak artinya, mawar. Indah, tapi gak semua orang bisa mendapatkannya. Tapi gue yakin, gue bisa dapetin lo. Selayaknya bunga mawar, lo punya duri buat ngelindungin diri. Jadi gak sembarangan tangan bisa ngedapetin lo. Kalau ada yang nekat, paling tangannya luka kena duri. Tapi gue bisa jamin, gue adalah orang yang pantes buat dapetin lo. Walau harus terluka." -Rama Prananta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines