Kuizinkan Kau Memilikinya

Kuizinkan Kau Memilikinya

  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 10, 2018
Aku percaya, batu yang ditetesi terus menerus suatu saat akan berlubang. Tapi tidak dengan hatimu, Sarah. Beribu cara untuk membuktikan kesungguhan hatiku, tak juga mendapatkan perhatianmu. Entah sekeras apa, hatimu." Tidak pernah ada yang tahu, hati Sarah telah terluka atas ucapan Sultan. Sesungguhnya, hati perempuan itu sama saja dengan hati yang lain. Bisa merasakan jatuh cinta atau pun perih, karena ingkarnya satu janji. Seandainya saja tidak ada Kikan yang sudah bagai saudara, memintanya untuk melepaskan Sultan. "Aku pun memiliki perasaan yang sama, Sultan. Batu ini sekarang telah berlubang. Sekarang, apa yang akan kamu lakukan?"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan)
  • Cintai Aku Pak
  • I'm In Love With A Gangster-2
  • PERJODOHAN GUS & NING || ON GOING
  • Gadis November [Completed]
  • Cahaya  Malam [COMPLETED]
  • Eloven Is Endless Pain [END]
  • Dunia Selalu Ingin Bercanda
  • Ana Uhibbuka Fillah ( TAMAT  )
  • Gus Zhafi

Dua remaja. Dua keyakinan. Satu perasaan yang tumbuh diam-diam... lalu meledak diam-diam. Di balik tatapan mata yang saling mencari, ada rahasia yang tak bisa diucap. Di antara langkah-langkah mereka yang tampak biasa, ada jalan terjal yang tak terlihat oleh siapa pun. Ini bukan kisah cinta biasa. Jere dan Wulan dipertemukan oleh sesuatu yang tak bisa dijelaskan, namun dipisahkan oleh kenyataan yang terlalu jelas untuk diabaikan. Mereka mencoba melawan-kadang dengan keberanian, kadang hanya dengan harapan. Tapi semakin mereka mendekat, dunia seperti menarik mereka menjauh. Setiap pertemuan menyimpan luka tersembunyi. Setiap keputusan menyisakan jejak yang tak kasat mata. Mereka saling mencintai, tapi juga saling menyakiti... karena cinta mereka berjalan di tepi jurang yang rapuh. Dan yang paling misterius dari semuanya: Apakah perasaan itu nyata? Atau hanya bayangan dari sesuatu yang pernah mereka miliki-dan sudah lama pergi? Di balik setiap dialog, setiap diam, setiap janji yang tak pernah selesai diucapkan... ada teka-teki besar: Apakah cinta memang cukup untuk menyatukan dua jiwa yang ditakdirkan berbeda sejak awal? Atau justru cinta-lah yang akhirnya menghancurkan mereka?

More details
WpActionLinkContent Guidelines